Serunya Afifta, Deni, dan Febri Keliling Surakarta Rayakan Wisuda Ke-5 UBSI Kampus Solo
BSINews, Surakarta – Bagi tiga wisudawan Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Solo sebagai Kampus Digital Kreatif, momen kelulusan tidak hanya dirayakan melalui prosesi resmi. Pada Kamis (20/11), Afifta, Deni, dan Febri memilih cara yang berbeda dengan berkeliling Kota Surakarta untuk merayakan keberhasilan mereka menyelesaikan studi.
Keliling Surakarta Rayakan Wisuda Ke-5 UBSI Kampus Solo
Perjalanan dimulai dari Keraton Surakarta, salah satu ikon sejarah kota. Masih mengenakan toga, ketiganya mengabadikan momen di bawah gapura dan dinding klasik keraton. Dari lokasi tersebut, mereka melanjutkan perjalanan menuju Balai Kota Surakarta, sebelum menyusuri kawasan legendaris Jalan Slamet Riyadi hingga Pasar Gede.
Rangkaian perjalanan berlanjut ke Terminal Tirtonadi, yang biasanya menjadi titik transit para pelaju, namun kali ini dimanfaatkan sebagai latar dokumentasi wisuda. Setelah itu, mereka menuju Monumen Keris, ikon modern Surakarta yang merepresentasikan identitas budaya dan perkembangan kota.
Di setiap lokasi, toga tetap dikenakan dan kamera terus merekam. Momen demi momen diabadikan sebagai kenangan akhir masa perkuliahan, sekaligus perayaan sederhana penuh makna. Aktivitas tersebut menjadi cara mereka menutup perjalanan akademik dengan kesan yang berkesan dan personal.
Baca juga: Tajwa Sayidina, Mahasiswi UBSI Kampus Solo, Raih Penghargaan di Wisuda Ke-5
Pada sela-sela perjalanan keliling kota, Febri mengungkapkan kesan dan perasaannya setelah merayakan kelulusan dengan cara yang tidak biasa. Ia menyebutkan bahwa meski cuaca cukup terik, pengalaman tersebut tetap terasa menyenangkan dan berkesan.
“Hari ini panas sekali, tetapi tetap terasa menyenangkan. Keliling Surakarta setelah wisuda ini sangat memuaskan dan seru,” ujarnya.
Melalui perjalanan singkat tersebut, ketiganya menunjukkan bahwa perayaan wisuda tidak harus selalu kaku dan seremonial. Kota tempat menimba ilmu dapat menjadi ruang untuk menciptakan kenangan terakhir sebelum melangkah ke fase kehidupan berikutnya.(Tiara Sari)