Siapkan Kompetensi Sejak Dini, Mahasiswa Prodi SIA UBSI Kampus Bogor Ikuti Pembekalan Zahir Accounting
BSINews, Bogor — Kesiapan menghadapi dunia kerja kini tidak lagi menunggu di bangku semester akhir. Mahasiswa justru dituntut membangun kompetensi sejak dini, termasuk melalui sertifikasi profesi yang diakui industri.
Program Studi Sistem Informasi Akuntansi (SIA) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Bogor menggelar kegiatan Pembekalan Sertifikasi Zahir Accounting secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu (14/1). Kegiatan ini diikuti mahasiswa semester 3 sebagai bagian dari persiapan menghadapi sertifikasi vendor yang menjadi salah satu syarat pendaftaran Tugas Akhir.
Sertifikasi Jadi Syarat Akademik
Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Program Studi SIA UBSI kampus Bogor, Sri Wasiyanti, yang menegaskan bahwa sertifikasi kompetensi bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian dari ketentuan akademik yang wajib dipenuhi mahasiswa.
“Mahasiswa harus memiliki dua sertifikat kompetensi dari BNSP atau satu sertifikat BNSP dan satu sertifikat dari vendor resmi. Ini bukan untuk mempersulit, tetapi agar lulusan benar-benar siap bersaing di dunia kerja,” ujarnya dalam rilis yang diterima, Kamis (22/1).
Ia juga mengingatkan agar mahasiswa mengikuti seluruh tahapan kegiatan dengan disiplin dan tidak menunda kewajiban akademik yang telah ditetapkan.
Baca juga: UBSI Kampus Bogor Perkuat Akses Informasi Kuliah Melalui Edufair MAN 2 Kabupaten Bogor
Skema Ujian dan Teknis Sertifikasi
Materi pembekalan disampaikan oleh Lis Saumi Ramdhani, staf Program Studi SIA UBSI kampus Sukabumi. Ia menjelaskan bahwa sertifikasi Zahir Accounting terdiri atas dua tahapan, yaitu ujian teori secara daring dan ujian studi kasus secara luring, dengan nilai akhir merupakan akumulasi dari keduanya.
“Ujian teori dilakukan melalui aplikasi Zahir Certification dengan 100 soal pilihan ganda, sedangkan ujian studi kasus menggunakan software Zahir Accounting versi 6 Build 13. Keduanya wajib diikuti agar peserta bisa dinyatakan lulus dan memperoleh sertifikat,” jelas Lis.
Ujian teori dijadwalkan berlangsung pada 26–30 Januari 2026 dengan durasi 60 menit dan standar kelulusan minimal 61 persen. Peserta diberikan kesempatan mengulang hingga empat kali apabila belum mencapai nilai minimal. Sementara ujian studi kasus dilaksanakan pada 30 Januari 2026 dengan durasi pengerjaan 150 menit secara mandiri.
Baca juga: Mahasiswa UBSI Bogor Bersinar di Ajang Respective Fest 2025 Universitas Brawijaya
Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman mengenai pembuatan akun ZahirID, penggunaan kode referral, ketentuan perangkat, prosedur pengumpulan hasil ujian, hingga mekanisme pengunduhan sertifikat melalui aplikasi resmi Zahir Certification.
Kegiatan dipandu oleh Angga Ardiansyah sebagai moderator dan berlangsung interaktif meskipun dilakukan secara daring. Sejumlah mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan terkait teknis ujian dan proses sertifikasi.
UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus mendorong penguatan kompetensi mahasiswa melalui program sertifikasi yang terintegrasi dengan kebutuhan industri. Melalui pembekalan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memenuhi persyaratan akademik, tetapi juga memiliki bekal keterampilan praktis dan kesiapan profesional sebelum memasuki dunia kerja.(Siti Hafizah)