Siaran Berita TV Jadi Ajang Mahasiswa UBSI dan Praktisi IJTI Asah Keterampilan Langsung di Studio
BSINews, Jakarta – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif menggelar kegiatan simulasi siaran berita televisi di Studio TV Kampus UBSI Pemuda pada Selasa, (1/7). Kegiatan ini menjadi ajang pembelajaran langsung bagi mahasiswa semester lima UBSI dalam mengenal dunia penyiaran secara profesional.
Melibatkan para praktisi dari Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), simulasi ini menjadi langkah strategis UBSI dalam meningkatkan keterampilan mahasiswa, khususnya dalam penyiaran berita televisi secara langsung. Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik langsung mengenai penyusunan naskah, teknik pengambilan gambar, hingga penyampaian berita di depan kamera.
Baca juga: Kreativitas Tanpa Batas, Mahasiswa Universitas BSI Pamerkan Skill di Simulasi Siaran Berita TV
Simulasi ini dirancang untuk memberikan pengalaman nyata mengenai alur kerja jurnalis televisi. Praktisi IJTI hadir tidak hanya sebagai narasumber, tetapi juga sebagai mentor yang memberikan pendampingan dan evaluasi terhadap kinerja mahasiswa selama kegiatan berlangsung.
Ketua Program Studi (Kaprodi) Ilmu Komunikasi UBSI, Intan Leliana, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam memahami langsung dinamika industri penyiaran.
“Simulasi ini penting untuk mengenalkan mahasiswa pada tantangan nyata di dunia jurnalistik televisi. Kolaborasi bersama IJTI memastikan kompetensi yang didapatkan relevan dengan kebutuhan industri saat ini,” ujarnya.
Mahasiswa peserta simulasi terlihat antusias dan aktif dalam setiap sesi. Mereka berkesempatan menjalani berbagai peran seperti news anchor, reporter lapangan, jurnalis, hingga kru teknis di studio. Pengalaman ini diharapkan mampu membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis dan kesiapan mental untuk berkarier di industri media setelah lulus.
Baca juga: Mahasiswa UBSI Prodi D3 Penyiaran Unjuk Kreativitas dalam Simulasi Program TV
Perwakilan IJTI, Wahyu, turut mengapresiasi kegiatan ini sebagai wadah yang bermanfaat bagi calon jurnalis muda.
“Kami senang dapat berbagi langsung dengan generasi penerus jurnalisme televisi. Kegiatan seperti ini sangat bernilai untuk melatih kecepatan, ketepatan, serta pemahaman etika jurnalistik dalam praktik nyata,” jelasnya.
Kegiatan simulasi ini diharapkan dapat menjadi program rutin sebagai jembatan antara dunia akademik dan dunia industri, sehingga lulusan UBSI memiliki kompetensi unggul dan siap bersaing di ranah penyiaran nasional.(Yusna)