Sosialisasi Pelestarian Budaya, Finalis Mas Mbak Batik Jawa Tengah 2026 Sambangi SMK Maarif 2 Karanglewas

0 4

BSINews, Purwokerto – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Purwokerto terus mendukung lahirnya generasi muda yang peduli terhadap budaya bangsa. Hal tersebut tercermin melalui kegiatan sosialisasi pelestarian batik yang dilakukan Finalis Mas Mbak Batik Jawa Tengah 2026, Raihan, di aula SMK Maarif 2 Karanglewas, Banyumas, Rabu (29/4). Kegiatan ini diikuti ratusan siswa yang antusias mempelajari filosofi, sejarah, serta tantangan pelestarian batik sebagai warisan budaya dunia yang telah diakui UNESCO.

Sosialisasi Pelestarian Budaya, Finalis Mas Mbak Batik Jawa Tengah 2026 

Dalam pemaparannya, Raihan menegaskan bahwa batik bukan sekadar kain atau tren fesyen, melainkan identitas bangsa yang memiliki nilai budaya dan filosofi mendalam. Ia juga mengajak generasi muda untuk lebih bangga mengenakan batik dalam kehidupan sehari-hari sekaligus mendukung keberlangsungan industri batik lokal.

Menurut Raihan, tantangan terbesar saat ini adalah maraknya tekstil bermotif batik hasil produksi mesin yang dapat mengancam keberadaan batik tulis dan batik cap tradisional. Karena itu, generasi muda dinilai memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan budaya batik Indonesia.

“Generasi Z harus menjadi garda terdepan dalam menjaga sustainability industri batik lokal. Dengan memahami proses pembuatannya yang rumit dan penuh makna, kita akan lebih menghargai setiap goresan malam di atas kain,” ujar Raihan dalam keterangan rilis di Purowkerto, Kamis (30/4).

Selain memberikan edukasi mengenai sejarah dan filosofi batik, Raihan juga membagikan wawasan tentang peluang karier di industri kreatif berbasis budaya yang dinilai semakin berkembang di era digital.

“Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para siswa terlihat aktif menyampaikan pendapat serta rasa ingin tahu mereka terkait ragam motif batik dan makna yang terkandung di dalamnya,” tambahnya.

Pihak sekolah turut mengapresiasi kegiatan edukatif tersebut karena dinilai selaras dengan upaya pembentukan karakter siswa yang menghargai budaya dan kearifan lokal. Kehadiran sosok muda berprestasi seperti Raihan diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi pelajar untuk terus berkarya tanpa melupakan identitas budaya bangsa.

Baca juga : BEM UBSI Kampus Pontianak Perkuat Pemahaman HAM Generasi Muda Melalui Sosialisasi RANHAM

Semangat pelestarian budaya dan pengembangan potensi diri yang ditunjukkan Raihan juga sejalan dengan visi UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif dalam mencetak generasi muda yang inovatif, berprestasi, dan memiliki kepedulian terhadap budaya bangsa.

UBSI kampus Purwokerto mendukung pengembangan kreativitas mahasiswa melalui berbagai program studi yang relevan dengan kebutuhan industri kreatif dan teknologi informasi. Melalui lingkungan akademik yang progresif, mahasiswa didorong untuk menjadi individu yang unggul secara akademik sekaligus memiliki wawasan budaya dan sosial yang luas. (Alisa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.