Strategi Penelusuran dan Organisasi Literatur Ilmiah dengan Mendeley: Tingkatkan Kompetensi Akademik Mahasiswa UBSI Semester 6 SIA

0 20

BSINews, Bogor – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Bogor terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kompetensi akademik mahasiswa. Melalui Program Studi Sistem Informasi Akuntansi (SIA) kampus Bogor, UBSI menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Strategi Penelusuran dan Organisasi Literatur Ilmiah dengan Mendeley”, yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu (30/4) lalu.

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa semester 6 Program Studi SIA sebagai bagian dari upaya penguatan kemampuan dalam menyusun tugas akhir dan karya ilmiah berbasis referensi ilmiah yang akurat dan terstruktur. Selain penjelasan teoritis, peserta juga mendapatkan pembekalan praktis mengenai penggunaan aplikasi Mendeley untuk manajemen referensi akademik.

Acara dibuka oleh Miwan Kurniawan selaku Ketua Program Studi Sistem Informasi Akuntansi Kampus Utama. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya literasi digital dalam dunia akademik saat ini, khususnya terkait pengelolaan referensi ilmiah yang menjadi elemen penting dalam penulisan tugas akhir.

Literasi digital bukan hanya soal akses informasi, tapi juga kemampuan mengelola dan menyusun referensi ilmiah secara benar dan sistematis. Mendeley dapat membantu mahasiswa untuk menulis karya ilmiah yang rapi dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Miwan, dari keterangan rilis yang diterima pada Sabtu (3/5)

Baca juga : Prodi Sistem Informasi Akuntansi UBSI Kampus Pontianak Sukses Gelar Seminar Penelusuran dan Organisasi Literatur Ilmiah

Materi utama disampaikan oleh Rizal Amegia Saputra, Ketua Program Studi SIA kampus Sukabumi, yang menjelaskan berbagai strategi dalam menelusuri literatur ilmiah secara efektif dan mengorganisasi referensi menggunakan Mendeley.

“Banyak mahasiswa masih mengutip secara manual, padahal dengan Mendeley semua bisa dilakukan otomatis. Ini bukan hanya soal kemudahan, tapi juga efisiensi dan akurasi dalam penulisan ilmiah,” jelas Rizal dalam pemaparannya.

Rizal juga menekankan pentingnya kolaborasi akademik berbasis platform digital, serta integrasi antara Mendeley dan alat pendeteksi plagiarisme. Menurutnya, dua hal ini sangat krusial dalam memastikan orisinalitas karya ilmiah mahasiswa.

“Mendeley bukan sekadar alat bantu kutipan, tapi bagian dari proses akademik yang harus diterapkan untuk menjaga integritas ilmiah. Ketika dikombinasikan dengan pengecekan plagiarisme, hasil tulisan menjadi lebih kredibel dan profesional,” tambahnya.

Kegiatan ini dipandu oleh Badariatul Lailiah selaku moderator yang menjaga alur diskusi tetap interaktif dan dinamis. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama sesi tanya jawab, menunjukkan bahwa topik yang diangkat sangat relevan dengan kebutuhan akademik mahasiswa.

Dengan diselenggarakannya pelatihan ini, UBSI berharap mahasiswa mampu memahami pentingnya pengelolaan referensi secara profesional dan dapat mengaplikasikan keterampilan penggunaan Mendeley dalam setiap penulisan akademik. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif dalam menciptakan lulusan yang melek teknologi dan unggul dalam kualitas karya ilmiah. (Alisa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.