Tak Sekadar Seminar, BSI Digination 2026 Jadi Ajang Anak Muda Siapkan Diri Hadapi Era AI

0 10

Seminar BSI Digination 2026 yang digelar Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) di Hall C BSI Convention Center, Sabtu (23/5/2026), mendapat antusias tinggi dari para pelajar. Kegiatan yang menghadirkan David Rizal sebagai Content Creator & Influencer serta Verry Riyanto, selaku Head of IT UBSI ini membahas public speaking, personal branding, hingga pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) di era digital.

Dua siswi SMAN 13 Bekasi, Kaila Azhar Ayatul Husna dan Kasih Nuraeni, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru setelah mengikuti seminar tersebut. Menurut mereka, materi yang disampaikan sangat relevan untuk pelajar SMA yang mulai mempersiapkan kemampuan komunikasi dan pengembangan diri.

“Menurut aku public speaking itu baik banget buat kita, apalagi kita masih SMA kelas 10. Kita butuh banget informasi tentang public speaking dan tadi dijelasin cara public speaking yang baik untuk mengenalkan personal branding,” ujar Kaila.

Ia juga mengaku senang karena seminar tersebut memberikan banyak ilmu baru yang sebelumnya belum pernah dipelajari secara mendalam di sekolah.

“Aku seneng banget sih, karena aku masih belum mulai public speaking. Jadi aku dapat banyak insight dari acara ini,” katanya.

Kasih Nuraeni juga menilai materi yang dibawakan oleh David Rizal sangat menarik dan mudah dipahami oleh peserta. Menurutnya, kemampuan public speaking ternyata tidak hanya dibutuhkan saat berbicara di depan banyak orang, tetapi juga saat tampil di depan kamera.

“Materi public speaking yang dibahas luar biasa banget. Kita jadi tahu ternyata public speaking itu penting untuk anak SMA, termasuk bagaimana cara berbicara di depan orang dan di depan kamera,” ungkap Kasih.

Selain membahas public speaking, seminar tersebut juga menyoroti penggunaan AI di dunia pendidikan. Kaila menilai AI memiliki pengaruh besar terhadap proses belajar siswa saat ini, mulai dari membantu mengerjakan tugas hingga menjadi asisten belajar.

“AI sekarang sangat berpengaruh di dunia pendidikan karena banyak digunakan untuk tugas atau proposal. Tapi penggunaannya tetap harus bijak dan jangan langsung sama persis dari AI,” jelasnya.

Kasih juga sepakat bahwa AI dapat menjadi alat bantu belajar yang bermanfaat selama digunakan dengan tepat.

“Menurut aku AI itu bisa jadi asisten belajar juga, jadi kita nggak terlalu bergantung sama diri sendiri. Yang penting cara pemanfaatannya lebih baik dan tetap digunakan dengan bijak,” tambahnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.