Talkshow Indonesia Cerdas Fest 2025 Bangkitkan Semangat Mahasiswa Beasiswa UBSI Kampus Solo untuk Berprestasi
BSINews, Solo – Semangat dan motivasi memenuhi aula Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Solo dalam kegiatan Talkshow Indonesia Cerdas Fest 2025 yang digelar pada Kamis (23/10). Kegiatan ini diikuti oleh 44 mahasiswa penerima Beasiswa Jalur Undangan (BJU) dari Program Studi Sistem Informasi, baik angkatan 2024 maupun 2025.
Talkshow tersebut menjadi wadah pembinaan bagi mahasiswa penerima beasiswa agar semakin berkomitmen mempertahankan capaian akademik serta terus berprestasi di berbagai bidang. Melalui kegiatan ini, UBSI kampus Solo ingin menanamkan semangat kompetisi dan kontribusi positif di lingkungan kampus.
Mahasiswa BJU Didorong Pertahankan Prestasi dan Keaktifan
Hadir sebagai narasumber, Yulianto dari Bidang Kemahasiswaan UBSI menyampaikan materi inspiratif tentang peran strategis mahasiswa penerima beasiswa dalam menjaga reputasi universitas yang kini telah menyandang Akreditasi Unggul.
“Karena UBSI sudah akreditasi Unggul, maka mahasiswa penerima Beasiswa Undangan harus mampu mempertahankan prestasi dan aktif mengikuti lomba-lomba baik di bidang akademik maupun non-akademik,” ujarnya dalam rilis yang diterima, Kamis (30/10).
Ia juga memberikan apresiasi atas berbagai capaian mahasiswa UBSI kampus Solo yang telah menorehkan prestasi di tingkat kampus maupun luar kampus.
“UBSI kampus Solo cukup banyak memperoleh prestasi. Ini harus terus ditingkatkan lagi agar mahasiswa dapat semakin dikenal di berbagai kompetisi dan kegiatan unggulan,” tambahnya.
Wujud Komitmen UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi, tanya jawab, serta pembekalan motivasi yang memacu semangat mahasiswa untuk terus berkarya. Antusiasme peserta mencerminkan semangat mereka dalam mendukung visi UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif yang mencetak lulusan berdaya saing tinggi.
Melalui Talkshow Indonesia Cerdas Fest 2025, UBSI kampus Solo berharap mahasiswa penerima beasiswa tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga menjadi motor penggerak prestasi kampus—baik dalam bidang akademik, organisasi, maupun inovasi digital.(Siti Hafizah)