Tim BSI Explore UBSI Kampus Tasikmalaya Lakukan Survei Awal di Desa Santanamekar untuk Siapkan Program Pengabdian Berdampak

0 12

BSINews, Tasikmalaya – Tim BSI Explore Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Tasikmalaya sebagai Kampus Digital Kreatif melaksanakan survei awal di Desa Santanamekar, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, pada Selasa (23/6). Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mempersiapkan program pengabdian kepada masyarakat yang akan dijalankan mahasiswa agar sesuai dengan kebutuhan warga dan mampu memberikan dampak berkelanjutan.

Tim BSI Explore UBSI Kampus Tasikmalaya Lakukan Survei Awal di Desa Santanamekar 

Survei dilakukan oleh mahasiswa peserta BSI Explore yang didampingi tim Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), yaitu Yani Sri Mulyani, Yanti Apriyani, dan Miftah Farid Adiwisastra. Kegiatan ini bertujuan untuk memetakan potensi desa sekaligus mengidentifikasi berbagai kebutuhan masyarakat yang dapat menjadi fokus program kerja mahasiswa selama pelaksanaan pengabdian.

Dalam kegiatan tersebut, tim BSI Explore UBSI kampus Tasikmalaya diterima langsung di Kantor Desa Santanamekar oleh Kepala Desa Santanamekar, Ade Saepudin. Dalam pertemuan tersebut, pemerintah desa menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa dan dosen UBSI yang berupaya hadir secara langsung untuk memahami kondisi masyarakat sebelum merancang program kerja.

“Kami sangat gembira dan menyambut baik kedatangan mahasiswa bersama dosen dari UBSI kampus Tasikmalaya. Desa Santanamekar memiliki banyak potensi, namun kami juga menghadapi berbagai tantangan, khususnya di sektor digitalisasi administrasi dan motivasi pendidikan anak-anak. Kehadiran program BSI Explore ini kami harapkan mampu membawa perubahan dan dampak positif yang nyata bagi warga kami,” ujar Ade dalam keterangan rilis di Tasikmalaya, Rabu (24/6).

Sementara itu, mewakili tim Dosen Pembimbing Lapangan, Miftah Farid Adiwisastra menjelaskan bahwa survei awal menjadi tahapan penting dalam memastikan program yang dirancang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

“Survei awal ini sangat penting bagi kami dan mahasiswa UBSI kampus Tasikmalaya untuk memetakan kebutuhan riil di lapangan. Berdasarkan hasil diskusi dengan Kepala Desa dan pihak SDN 3 Cisayong, kami melihat adanya ruang kolaborasi yang sangat besar, terutama dalam penguatan literasi digital desa dan inovasi pembelajaran kreatif. Kami berharap sinergi ini dapat melahirkan program pengabdian yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Selain itu itu, Kepala Kampus UBSI kampus Tasikmalaya, Agung Baitul Hikmah, menilai kegiatan survei awal merupakan bagian penting dalam memastikan program pengabdian mahasiswa mampu memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

“UBSI selalu mendorong mahasiswa untuk hadir di tengah masyarakat dan memberikan solusi atas berbagai kebutuhan yang ada. Melalui BSI Explore, mahasiswa tidak hanya belajar mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga belajar memahami kondisi masyarakat secara langsung sehingga program yang dijalankan dapat memberikan dampak yang berkelanjutan,” jelasnya.

Baca juga : BSI Explore Jajaki Empat Desa, UBSI Kampus Solo Perkuat Kolaborasi Masyarakat

Melalui kegiatan survei ini, Agung mengatakan bahwa tim BSI Explore UBSI kampus Tasikmalaya memperoleh berbagai informasi dan masukan yang akan menjadi dasar penyusunan program kerja di bidang sosial, pendidikan, keagamaan, serta literasi digital.

“Dukungan penuh dari pemerintah desa dan pihak sekolah diharapkan dapat memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam menciptakan program yang adaptif, tepat sasaran, dan berkelanjutan,” tutupnya. (Alisa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.