Tingkatkan Kompetensi Dosen, UBSI Gelar Workshop Fullstack Web Development Berbasis Laravel

0 17

BSINews, Tegal — Program Studi Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Kota Tegal menyelenggarakan workshop bertajuk “Fullstack Web Development: Integrasi Back-End Laravel & Front-End Interaktif dalam Pengembangan Aplikasi Website Dinamis” pada 12–13 Maret 2026 secara daring melalui Zoom Meeting.

Kegiatan ini diikuti oleh 67 dosen pengampu mata kuliah Web Programming II dan Web Programming III dari kampus utama maupun Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) di lingkungan UBSI. Workshop ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pengajaran, khususnya dalam bidang pemrograman web.

Perkuat Kompetensi Fullstack Web Development

Workshop ini bertujuan meningkatkan pemahaman dosen dalam mengimplementasikan konsep fullstack web development, yang mengintegrasikan pengembangan backend dan frontend dalam satu sistem aplikasi. Penguasaan keterampilan ini dinilai penting seiring kebutuhan industri terhadap pengembangan aplikasi web yang tidak hanya memiliki tampilan interaktif, tetapi juga sistem backend yang kuat dan terstruktur.

Kegiatan menghadirkan Sopian Aji, Ketua Program Studi Sistem Informasi UBSI kampus Tegal sekaligus penanggung jawab mata kuliah Web Programming II dan Web Programming III, sebagai narasumber utama yang membawakan materi terkait pengembangan aplikasi web berbasis framework modern yang banyak digunakan di industri.

Baca juga: Tertarik di Industri Pelayaran dan Kapal Pesiar? Jelajahi Dunia Lewat Jurusan Perhotelan

Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memperkuat kemampuan dosen dalam menyusun materi pembelajaran yang lebih aplikatif.

“Workshop ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman dosen mengenai pengembangan aplikasi web secara fullstack, mulai dari backend menggunakan Laravel hingga integrasi dengan frontend interaktif, sehingga materi pembelajaran menjadi lebih relevan dengan kebutuhan industri,” ujarnya dalam rilis yang diterima di Tegal pada Selasa (31/3).

Pembelajaran Terstruktur dari Backend hingga Frontend

Selama dua hari pelaksanaan, materi disusun secara sistematis mulai dari konsep dasar hingga praktik implementasi. Pada hari pertama, peserta mempelajari backend development menggunakan framework Laravel, mulai dari instalasi, konfigurasi, hingga penggunaan komponen utama seperti controller, route, dan view.

Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pengelolaan basis data melalui migration dan seeder, serta implementasi fitur dasar seperti CRUD dan autentikasi pengguna untuk mendukung keamanan sistem.

Memasuki hari kedua, fokus pembelajaran beralih pada pengembangan frontend dan integrasi dengan backend. Peserta mempelajari perancangan tampilan aplikasi, penggunaan API Google untuk autentikasi, serta pengelolaan akun pengguna dalam sistem.

Baca juga: 5 Jabatan di Perusahaan yang Memegang Peranan Kunci

Selain itu, peserta juga mempraktikkan pengembangan fitur yang umum digunakan dalam aplikasi web modern, seperti shopping cart, integrasi API RajaOngkir, proses checkout, hingga manajemen pesanan. Melalui praktik ini, peserta memperoleh gambaran menyeluruh tentang alur pengembangan aplikasi web dinamis.

Dorong Inovasi Pembelajaran Dosen

Workshop ini juga menjadi ruang kolaborasi bagi dosen untuk berbagi pengalaman dan strategi dalam mengembangkan metode pembelajaran yang lebih inovatif. Diskusi yang berlangsung selama kegiatan memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendalami tantangan dalam pengajaran pemrograman web.

UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif melalui kegiatan ini berperan dalam meningkatkan kompetensi dosen, sehingga mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih komprehensif dan selaras dengan perkembangan teknologi.

Melalui workshop ini, diharapkan dosen dapat memperkaya metode pengajaran serta menyusun materi yang lebih aplikatif, sehingga mampu mendukung terciptanya lulusan yang memiliki keterampilan relevan dengan kebutuhan industri digital.

Leave A Reply

Your email address will not be published.