UBSI Bekali Mahasiswa Baru dengan Pemahaman AI yang Kritis dan Etis!

0 4

BSINews, Cikampek — Memasuki era digital, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif menggelar Seminar Tematik UBSI 2025 bertajuk “AI in Everyday Life – Beyond the Hype” untuk mahasiswa baru. Seminar ini menghadirkan Ricky Sastra, Nurul Ichsan, dan Kukuh Panggalih sebagai narasumber yang memberikan perspektif mendalam mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam kehidupan sehari-hari, mendorong sikap kritis, serta etika dalam penggunaannya.

UBSI Bekali Mahasiswa Baru dengan Pemahaman AI yang Kritis dan Etis!

Ricky Sastra menekankan bahwa mahasiswa tidak boleh hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga pengguna yang terampil dan bertanggung jawab. Ricky Sastra menyatakan, mahasiswa harus memahami dasar-dasar AI, mengkritisi data yang digunakan, dan memastikan penggunaan teknologi selaras dengan etika.

Lebih lanjut, Nurul Ichsan menambahkan bahwa literasi digital adalah fondasi utama. “Tanpa literasi digital yang baik, kecanggihan AI justru dapat memperlebar kesenjangan informasi,” ujarnya dalam keterangan rilis Jum’at (26/9).

Baca Juga:Siap-Siap! Lulusan Sistem Informasi dan Teknologi Informasi Akan Jadi Primadona Dunia Kerja 2026

Kukuh Panggalih juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi lintas disiplin. Menurutnya, AI akan efektif jika digabungkan dengan pemahaman sosial, hukum, dan humaniora.

Seminar tematik ini memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa baru, di antaranya peningkatan literasi teknis, pembekalan etis mengenai bias algoritma dan privasi data, serta dorongan inovasi untuk proyek akhir dan kegiatan kemahasiswaan.

Meski demikian, para narasumber mengingatkan agar mahasiswa tidak terjebak dalam ilusi solusi instan dari AI. Mereka menekankan bahwa AI memerlukan data berkualitas, pengawasan manusia, dan kebijakan yang jelas. Untuk membangun kampus digital yang sehat, UBSI perlu menyiapkan infrastruktur, kebijakan perlindungan data, dan program pelatihan berkelanjutan.

Sebagai opini dari seminar, UBSI berupaya menempatkan mahasiswa di pusat perubahan dan membuka ruang dialog kritis. Mahasiswa baru yang aktif mengikuti sesi semacam ini diharapkan lebih siap menghadapi tugas akademik dan peluang karier yang menuntut keterampilan digital. Mereka diajak untuk memadukan kemampuan teknis, etika, dan kreativitas. (Sfkrhm)

Leave A Reply

Your email address will not be published.