BSINews, Depok — Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) bersama Pemerintah Kota Depok melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Beasiswa Pendidikan Mahasiswa Afirmasi Berprestasi (Bidik Manis) pada Rabu (10/12). Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan program beasiswa berjalan sesuai ketentuan, transparan, dan akuntabel, serta memberikan manfaat optimal bagi mahasiswa penerima.
Monitoring dan Evaluasi Beasiswa Bidik Manis
Kegiatan Monev yang berlangsung di Ruang Rapat UBSI kampus Margonda ini dihadiri oleh Wakil Rektor II Bidang Non Akademik UBSI Adi Supriyatna, perwakilan Bagian Keuangan dan Bagian Beasiswa UBSI, perwakilan Pemerintah Kota Depok yang diwakili oleh Harry Maulana bersama staf, serta mahasiswa penerima Beasiswa Bidik Manis Tahun 2024.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan Monev turut disertai dengan audit yang dilakukan oleh Ferry Ronaldi sebagai perwakilan dari Inspektorat Kota Depok. Audit ini bertujuan untuk memastikan transparansi, akuntabilitas, serta kesesuaian penyaluran dan pemanfaatan dana beasiswa agar program berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.
“Monitoring dan audit ini dilakukan untuk memastikan bahwa dana beasiswa Bidik Manis disalurkan dan dimanfaatkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga program ini benar-benar memberikan dampak positif bagi mahasiswa penerima,” ujarnya, dari keterangan rilis yang diterima pada Jumat (12/12).
Baca juga : Education Fair 2026 SMAN 8 Pontianak, UBSI Kenalkan Jurusan dan Peluang Beasiswa
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, mahasiswa penerima beasiswa diharapkan dapat terus meningkatkan prestasi akademik, memenuhi kewajiban administrasi, serta memanfaatkan bantuan pendidikan secara bertanggung jawab. Sinergi antara Pemerintah Kota Depok dan UBSI menjadi wujud komitmen bersama dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.
Kegiatan Monev Beasiswa Bidik Manis ini sekaligus menegaskan peran UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif yang konsisten mendukung program pendidikan inklusif melalui tata kelola beasiswa yang profesional, transparan, dan berorientasi pada keberlanjutan. (Alisa)