UBSI Dukung Kesiapan Karier Mahasiswa Lewat Sharing Industry Bersama Kinobi

0 10

BSINews, Bandar Lampung – Dalam rangkaian kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komputer (APTIKOM) 2025, digelar sesi Sharing Industry yang menghadirkan PT. Kinobi Technologies Indonesia. Kegiatan ini membahas strategi peningkatan kesiapan karier mahasiswa dan alumni perguruan tinggi di era digital berbasis kecerdasan buatan (AI). Sesi Sharing Industry ini berlangsung pada Jumat (10/10) di Hotel Novotel, Bandar Lampung.

Dalam kesempatan tersebut, Aditya Nanda, Senior Business Development Kinobi, bersama timnya membagikan wawasan tentang inovasi persiapan karier berbasis teknologi AI. Ia menjelaskan bahwa penggunaan kecerdasan buatan dapat membantu mahasiswa meningkatkan kompetensi agar mampu bersaing di dunia industri yang terus berubah dengan cepat.

Sementara itu, perwakilan Kinobi, Dila, memaparkan kondisi terkini dunia kerja yang menunjukkan peningkatan angka pengangguran terdidik. Ia menyebutkan bahwa tingkat pengangguran terdidik naik dari 5,63% pada 2024 menjadi 6,23% pada Februari 2025.

“Melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi, mahasiswa dapat mengurangi kesenjangan keterampilan (skill gap) dan mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan industri secara lebih nyata,” ujar Dila dalam rilis yang diterima, Senin (13/10).

Layanan Berbasis AI untuk Persiapan Karier

Dalam sesi tersebut, tim Kinobi juga memperkenalkan berbagai layanan digital berbasis AI yang dirancang untuk mendukung kesiapan karier mahasiswa. Melalui fitur CV Builder Berbasis AI, mahasiswa dapat menyusun dan mengoptimalkan curriculum vitae mereka dengan bantuan analisis otomatis yang menilai kekurangan dan memberikan rekomendasi posisi sesuai profil. Kinobi juga memiliki Job Portal Terintegrasi yang menyediakan lebih dari 5.000 lowongan kerja lokal dan internasional yang selalu diperbarui.

Selain itu, terdapat sistem AI Tracker Study yang mempermudah perguruan tinggi dalam memantau data dan aktivitas alumni tanpa perlu pengisian formulir manual. Tak kalah menarik, layanan Virtual Job Fair memungkinkan kampus mengadakan bursa kerja daring secara efisien dengan jangkauan mitra industri global. Melalui berbagai inovasi ini, Kinobi berupaya menjembatani mahasiswa dengan dunia kerja yang semakin kompetitif.

Kinobi juga meluncurkan fitur AI Mockup Interview, yang memungkinkan mahasiswa berlatih wawancara kerja secara interaktif dengan umpan balik langsung berbasis AI. Fitur ini membantu mahasiswa memperbaiki kemampuan komunikasi dan menjawab pertanyaan secara profesional sebelum menghadapi wawancara sesungguhnya. Selain itu, program i-Smart turut diperkenalkan untuk membuka akses bagi mahasiswa jurusan teknologi informasi terhadap peluang magang, kerja penuh waktu, hingga studi lanjutan di Singapura.

Salah satu inovasi unggulan lainnya adalah admin dashboard, yang memungkinkan kampus dan dosen memantau perkembangan karier mahasiswa secara real-time. Melalui fitur ini, perguruan tinggi dapat melihat progres mulai dari pembuatan CV, pelatihan, hingga proses career tracking secara terukur dan terintegrasi dengan dunia industri.

Kolaborasi Nyata dengan Kampus Digital Kreatif UBSI

Kegiatan ini juga sejalan dengan komitmen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif, yang terus berperan aktif membantu mahasiswa mengasah kemampuan soft skill dan kesiapan karier sebelum lulus.

Agung Wibowo, Kaprodi Sistem Informasi UBSI kampus  Sukabumi, menjelaskan bahwa kegiatan seperti ini sangat relevan dengan kebutuhan mahasiswa di era digital.

“Melalui kegiatan sharing seperti ini, mahasiswa Sistem Informasi dapat melihat bagaimana pemanfaatan teknologi, khususnya AI, benar-benar diterapkan untuk mendukung pengembangan karier dan kesiapan mereka memasuki industri,” ungkap Agung.

Agung menambahkan, keikutsertaan UBSI dalam kegiatan Rakornas APTIKOM 2025 menjadi bentuk nyata dukungan kampus terhadap peningkatan kualitas lulusan. Kolaborasi antara dunia industri dan akademik diyakini dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih adaptif dan berorientasi pada masa depan.

“Kami ingin memastikan lulusan UBSI tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga siap bersaing di dunia kerja dengan pemahaman yang kuat tentang teknologi dan tren industri,” tambahnya.

Baca juga: APTIKOM Kalbar Tegaskan Komitmen dalam Rakornas APTIKOM 2025 di Lampung

Sesi Sharing Industry bersama Kinobi dalam Rakornas APTIKOM 2025 menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang koordinasi antarperguruan tinggi, melainkan juga wadah kolaborasi nyata untuk memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi dunia profesional.

Dengan semangat kolaboratif, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus mendukung upaya pengembangan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan industri di era AI dan cybersecurity.(Tiara Sari)

Leave A Reply

Your email address will not be published.