Mengenal UBSI Kampus Cengkareng di Edufair SMKN 72 Jakarta, Tampilkan Semangat Digital Kreatif
BSINews, Jakarta — Aula utama Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 72 Jakarta tampak semarak pada Rabu (25/6), saat edufair kembali digelar dengan menghadirkan berbagai perguruan tinggi ternama. Kegiatan ini menjadi momen strategis bagi siswa kelas XII dan alumni untuk mengenal lebih dekat dunia perkuliahan serta menelusuri pilihan kampus yang sesuai dengan minat dan potensi mereka.
Salah satu kampus yang mencuri perhatian dalam kegiatan ini adalah Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Cengkareng. Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI hadir dengan berbagai informasi menarik terkait program studi unggulan, fasilitas pembelajaran modern, hingga beragam peluang beasiswa.
Edufair Jadi Wadah UBSI Perkenalkan Program Unggulan dan Karier Digital
Booth interaktif UBSI kampus Cengkareng dilengkapi dengan brosur, tayangan video profil kampus, serta sesi konsultasi langsung. Para siswa tampak antusias menggali informasi seputar program studi seperti Sistem Informasi, Akuntansi, Ilmu Komunikasi, hingga Sastra Inggris.
Tak hanya itu, UBSI juga menyampaikan presentasi di hadapan peserta edufair, membawakan materi bertajuk “Peluang Karier di Era Digital”. Pemaparan ini membuka wawasan baru bagi siswa mengenai dinamika dunia kerja yang semakin dipengaruhi oleh teknologi dan kreativitas.
Ketua Tim UBSI kampus Cengkareng, Hardiyan, mengatakan bahwa keikutsertaan UBSI dalam edufair bukan sekadar ajang promosi kampus, tetapi juga sarana untuk memotivasi generasi muda dalam merancang masa depan.
“Kehadiran kami di edufair ini bukan hanya memperkenalkan UBSI sebagai kampus unggulan, tetapi juga menginspirasi siswa agar lebih percaya diri memilih masa depan. Kami membawa semangat digital, kreatif, dan inklusif,” ujarnya.
Baca juga: Skor UTBK-mu Masih Aktif? Manfaatkan Buat Kuliah Gratis di UBSI Kampus Cengkareng!
Dengan pendekatan personal dari tim konselor kampus, para siswa tidak hanya mendapatkan informasi seputar akademik, tetapi juga panduan mengenai jalur karier yang sesuai dengan setiap bidang studi. Edufair ini pun menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna bagi para calon mahasiswa.
Menariknya, UBSI kampus Cengkareng juga memperkenalkan sistem perkuliahan berbasis Learning Management System (LMS) yang memungkinkan mahasiswa belajar fleksibel, kapan saja dan di mana saja. Inovasi ini sangat relevan bagi siswa yang memiliki cita-cita kuliah sambil bekerja atau mengembangkan usaha mandiri.
Selain itu, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif juga menampilkan berbagai pencapaian mahasiswa, mulai dari prestasi organisasi, kompetisi akademik, hingga pengembangan start-up digital. Hal ini menjadi bukti bahwa kampus tidak hanya mencetak lulusan siap kerja, tetapi juga mendorong kreativitas, inovasi, dan kepemimpinan sejak dini.(Siti Hafizah)