UBSI Edukasi Warga Pesanggrahan tentang Internet Sehat dan Bijak Sesuai Regulasi ITE
BSINews, Jakarta — Sebagai kampus digital kreatif, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) melalui para dosennya kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat (PkM) yang bertujuan meningkatkan literasi digital di kalangan warga. Kegiatan seminar bertema “Edukasi Manajemen Penggunaan Internet Sesuai Peraturan Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)” ini menyasar warga Komplek Deppen RT 007 RW 07 Kelurahan Pesanggrahan, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Kegiatan berlangsung pada Minggu, 15 Desember 2024, bertempat di Gedung Serbaguna RW 07 (Aula Komplek Deppen) dan dihadiri oleh warga setempat, dengan antusiasme yang tinggi terutama dari kalangan dewasa dan remaja. Seminar ini diselenggarakan sebagai upaya untuk membekali masyarakat dengan pemahaman akan pentingnya penggunaan internet secara bijak dan sesuai dengan regulasi ITE.
Satya Rachmawati selaku perwakilan masyarakat RW 07 menyampaikan bahwa masih banyak warga yang kesulitan membedakan antara informasi fakta dan hoaks.
Edukasi Warga Pesanggrahan tentang Internet Sehat dan Bijak Sesuai Regulasi ITE
“Sekarang kami lebih banyak menggunakan internet dalam komunikasi seperti e-mail serta media sosial. Kami berharap melalui kegiatan ini, kami bisa lebih menerapkan internet sehat,” tuturnya.
Seminar menghadirkan dua narasumber, yakni Kemal AL Kindi Mulya dari dosen UBSI, dan dr. Shabrina Nur Afiaati sebagai narasumber tamu. Keduanya menyampaikan materi seputar regulasi ITE, dampak negatif dari cybercrime, serta pentingnya prinsip etika dalam berinternet.
Dalam paparannya, Kemal menegaskan pentingnya pemahaman hukum digital bagi masyarakat.
“Dengan lebih mengerti mengenai Peraturan Informasi dan Transaksi Elektronik, maka kawan-kawan dapat menghindari kejahatan dunia maya seperti perjudian, penipuan, pencemaran nama baik, berita hoaks, hingga cyber bullying,” jelasnya.
Sementara itu, dr. Shabrina menekankan pentingnya etika digital yang sama seperti perilaku di dunia nyata.
“Sudah saatnya kawan-kawan mengetahui peraturan-peraturannya karena dapat digunakan sebagai pedoman berperilaku juga di dalam dunia maya,” ujarnya disambut gelak tawa warga.
Baca juga: Dosen Universitas BSI Ajarkan Penggunan Internet Secara Sehat Kepada Pelajar Sekolah
Sesi praktik turut digelar dengan bimbingan panitia PkM, yang memandu warga memilah berita fakta dan hoaks secara langsung. Salah satu peserta, Omar, mengungkapkan rasa senangnya setelah mengikuti pelatihan ini.
“Senang sekali, baru kali ini saya bisa tahu cara memilah berita fakta atau hoaks. Sangat bersyukur ada dosen-dosen BSI yang bantu. Kalau bisa kegiatan ini dilanjutkan lagi,” ungkapnya dengan semangat.
Melalui kegiatan ini, UBSI berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya penggunaan internet yang sehat, aman, dan bertanggung jawab, sehingga tercipta lingkungan digital yang positif dan produktif bagi semua kalangan.(Niken)