UBSI Kampus Kaliabang Gandeng SMAN 2 Babelan, Guru Dibekali AI untuk Pembelajaran Lebih Inovatif
BSINews, Babelan – Transformasi dunia pendidikan terus bergerak seiring pesatnya perkembangan teknologi digital. Menjawab tantangan tersebut, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Kaliabang berkolaborasi dengan SMAN 2 Babelan menggelar Workshop Digital Creative yang menitikberatkan pada pemanfaatan Coding dan Artificial Intelligence (AI) sebagai penunjang pembelajaran, Kamis (18/12).
Dari Kelas ke Era Digital Workshop AI UBSI dan SMAN 2 Babelan Perkuat Kompetensi Guru
Kegiatan yang berlangsung di Wisma UBSI kampus Kaliabang ini diikuti oleh para guru SMAN 2 Babelan. Workshop dirancang sebagai ruang berbagi wawasan sekaligus praktik pemanfaatan teknologi AI dalam proses belajar-mengajar. Melalui kegiatan ini, para pendidik didorong untuk meningkatkan literasi digital agar lebih adaptif terhadap kebutuhan dan karakter generasi masa kini.
Kepala Kampus UBSI kampus Kaliabang, Muhamad Tabrani, dalam sambutannya menegaskan bahwa kehadiran AI bukanlah ancaman bagi dunia pendidikan, melainkan alat strategis yang perlu dipahami dan dimanfaatkan secara bijak oleh guru.
“Artificial Intelligence tidak akan menggantikan peran guru, tetapi guru yang menguasai AI akan memiliki keunggulan. Melalui workshop ini, UBSI ingin mendorong pendidik untuk naik level—lebih kreatif, lebih efisien, dan tetap relevan dengan karakter siswa di era digital,” ujarnya dalam keterangan tertulis pada Sabtu (20/12).
Ia menambahkan bahwa UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif memiliki komitmen kuat dalam mendukung peningkatan kompetensi guru dan siswa melalui berbagai program literasi teknologi, termasuk pengenalan coding dan AI yang aplikatif dalam dunia pendidikan.
Senada dengan hal tersebut, Kepala SMAN 2 Babelan, Dra. Sri Winarti, M.Pd, menyambut positif kolaborasi ini dan menilai workshop tersebut sangat relevan dengan tantangan pendidikan saat ini.
“Guru dituntut tidak hanya menguasai materi, tetapi juga metode dan teknologi pembelajaran. Workshop ini membuka wawasan kami bahwa AI bisa dimanfaatkan untuk membuat pembelajaran lebih menarik, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan siswa,” tuturnya.
Baca juga : Workshop Digital Creative UBSI dan SMAN 2 Babelan Fokuskan AI sebagai Penunjang Pembelajaran
Menurutnya, pengenalan coding dan AI dapat membantu guru dalam menyusun bahan ajar, melakukan evaluasi pembelajaran, hingga mengelola kelas secara lebih inovatif. Ia berharap kolaborasi dengan UBSI dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi sekolah lain.
Pada sesi utama, peserta mendapatkan pemaparan mengenai konsep dasar AI, contoh pemanfaatannya dalam pembelajaran, hingga praktik sederhana penggunaan berbagai tools berbasis AI yang dapat mendukung proses mengajar. Antusiasme peserta terlihat dari diskusi aktif dan ketertarikan untuk mengimplementasikan teknologi tersebut di lingkungan sekolah.
Melalui kegiatan ini, UBSI kampus Kaliabang menegaskan perannya sebagai mitra strategis dunia pendidikan dalam menyiapkan sumber daya manusia yang siap menghadapi era digital. Ke depan, UBSI membuka peluang kolaborasi serupa dengan sekolah-sekolah lain yang ingin mengembangkan pembelajaran berbasis teknologi.
Sebagai informasi, UBSI dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif yang fokus mencetak lulusan siap kerja dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Melalui berbagai program pelatihan, workshop, dan kolaborasi pendidikan, UBSI terus mendorong transformasi digital di lingkungan pendidikan dan masyarakat. (Indari)