UBSI Kampus Kaliabang Tuan Rumah Edukasi Branding Digital untuk Finalis Abang Mpok Bekasi 2025
BSINews, Bekasi – Di tengah pesatnya perkembangan era digital, kemampuan membangun citra diri kini menjadi kebutuhan penting, terutama bagi calon duta daerah seperti finalis Abang Mpok Kota Bekasi 2025. Menyadari urgensi tersebut, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Kaliabang, yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif, menjadi tuan rumah kegiatan edukasi branding digital dalam rangkaian masa karantina para finalis tahun ini, yang dimulai pada Rabu (6/8) lalu.
UBSI Kampus Kaliabang Tuan Rumah Edukasi Branding Digital untuk Finalis Abang Mpok Bekasi 2025
Bertempat di Ballroom Jayawijaya Wisma BSI, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perkenalan kampus, tetapi juga wadah berbagi pengetahuan praktis tentang strategi membangun identitas personal yang kuat di era digital. UBSI menghadirkan suasana edukatif dan inspiratif, memperlihatkan bagaimana dunia akademik dan industri kreatif dapat bersinergi dalam mencetak generasi muda unggul.
Baca juga : Finalis Abang Mpok Kota Bekasi Dibekali Literasi Digital di UBSI kampus Kaliabang
Muhamad Tabrani, Kepala Kampus UBSI kampus Kaliabang, menyampaikan bahwa UBSI bukan sekadar tempat kuliah, melainkan ruang tumbuh bagi anak muda untuk berkembang secara teknologi, karakter, dan kepemimpinan.
“UBSI hadir, dengan fasilitas unggulan seperti Wisma BSI, BSI Convention Center, serta sistem kuliah hybrid. Kami bangga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter Abang Mpok yang tidak hanya unggul secara etika, tetapi juga melek digital,” kata Tabrani, dari keterangan rilis yang diterima pada Selasa (12/8) .
Acara utama diisi oleh Ricky Sastra, praktisi AI dan branding, yang membawakan materi bertajuk AI as Your Branding Partner. Dalam sesi tersebut, Ricky mengajak para finalis memahami peran kecerdasan buatan dalam membangun dan menjaga citra diri secara konsisten di berbagai platform digital.
“Sebagai calon wajah kota, Abang dan Mpok harus mampu menunjukkan nilai personal secara cerdas dan profesional. AI bukan pengganti manusia, melainkan alat bantu untuk memperkuat identitas,” jelas Ricky, yang juga menjabat sebagai Chief Creative Officer DICO.
Sesi berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para finalis. Mereka aktif bertanya, berdiskusi, dan mencatat poin-poin penting sebagai bekal dalam mengembangkan citra diri.
Sebagai penutup rangkaian karantina, Grand Final Abang Mpok Kota Bekasi 2025 digelar pada 8 Agustus 2025 di Hall C BSI Convention Center. Venue ini menjadi simbol kolaborasi antara dunia pendidikan dan pengembangan potensi generasi muda dalam satu panggung yang modern dan elegan.
Melalui kegiatan ini, UBSI kampus Kaliabang menegaskan komitmennya dalam membentuk generasi muda Kota Bekasi yang tidak hanya memahami tradisi dan budaya, tetapi juga siap bersinar di era digital. (Alisa)