UBSI Kampus Pontianak Perkuat Digitalisasi SOP Rumah Sakit, Tenaga Ahli Dampingi RSUD dr. Rubini Mempawah

0 22
Anda bilaMempawah – Transformasi digital di sektor kesehatan semakin diperkuat melalui kolaborasi antara Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Pontianak dan RSUD dr. Rubini Mempawah. Kerja sama ini diwujudkan dalam kegiatan pendampingan digitalisasi Standard Operating Procedure (SOP) yang dilaksanakan pada Rabu (26/11) di Aula Pertemuan Manajemen Lantai 3 Gedung C RSUD dr. Rubini Mempawah.Kegiatan tersebut dihadiri jajaran UBSI kampus Pontianak yang terdiri dari Kepala Kampus Eri Bayu Pratama, Kaprodi Informatika Lisnawanty, Mediator Kerja Sama Yoki Firmansyah, serta tenaga ahli Muhammad Iqbal. Kehadiran tim ini bertujuan melakukan pemetaan SOP, analisis sistem kerja, serta penyelarasan kebutuhan digital di rumah sakit.Direktur RSUD dr. Rubini Mempawah, dr. David V. P. Sianipar, menyoroti pentingnya optimalisasi layanan melalui pemanfaatan teknologi.“Pendampingan dari UBSI kampus Pontianak sangat membantu akselerasi digitalisasi layanan. Penerapan SOP digital akan meningkatkan kepastian alur kerja, mempercepat proses administrasi, dan mendukung efisiensi pada seluruh unit pelayanan,” ujarnya dalam keterangan rilis, Senin (1/12).Sementara itu, tenaga ahli Muhammad Iqbal memberikan penjelasan tentang pendekatan teknis yang diterapkan. Setelah diterangkan bahwa ia menekankan aspek efisiensi dan adaptasi sistem, “Digitalisasi SOP bukan hanya memindahkan dokumen ke bentuk digital, tetapi juga menyusun ulang sistem kerja agar lebih responsif terhadap kebutuhan pelayanan rumah sakit. Sistem yang dikembangkan mencakup alur validasi, pembaruan dokumen otomatis, hingga fitur pemantauan pengguna,” Jelas Iqbal.Pada bagian berikutnya, Kepala Kampus Eri Bayu Pratama memberikan pandangan mengenai kontribusi institusi. “Dukungan UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif dalam mendorong pemanfaatan teknologi pada instansi kesehatan. Kami berharap kolaborasi ini menjadi langkah awal dalam penguatan layanan publik berbasis digital di Kabupaten Mempawah,” ungkapnya.Sebagai penutup, kolaborasi ini diharapkan tidak hanya membantu RSUD dr. Rubini Mempawah dalam mempercepat proses digitalisasi internal, tetapi juga menjadi model bagi instansi kesehatan lain dalam menerapkan tata kelola digital yang lebih modern, akurat, dan adaptif. Pendampingan ini sekaligus menegaskan posisi UBSI kampus Pontianak sebagai perguruan tinggi yang aktif berkontribusi dalam pengembangan teknologi dan peningkatan kualitas layanan publik di Kalimantan Barat.Kata kunci: RSUD dr. Rubini Mempawah

BSINews, Mempawah – Transformasi digital di sektor kesehatan kembali diperkuat melalui kolaborasi antara Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Pontianak dan RSUD dr. Rubini Mempawah. Kerja sama ini diwujudkan dalam kegiatan pendampingan digitalisasi Standard Operating Procedure (SOP) yang berlangsung pada Rabu (26/11) di Aula Pertemuan Manajemen, Lantai 3 Gedung C RSUD dr. Rubini Mempawah.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran UBSI kampus Pontianak, antara lain Kepala Kampus Ir. Eri Bayu Pratama, Kaprodi Informatika Lisnawanty, Mediator Kerja Sama Yoki Firmansyah, serta tenaga ahli Muhammad Iqbal. Kehadiran tim ini bertujuan untuk melakukan pemetaan SOP, analisis sistem kerja, dan penyelarasan kebutuhan digital di lingkungan rumah sakit.

Kolaborasi Perkuat Layanan Digital Rumah Sakit

Direktur RSUD dr. Rubini Mempawah, dr. David V. P. Sianipar, menekankan pentingnya optimalisasi layanan melalui penerapan teknologi.

“Pendampingan dari UBSI kampus Pontianak sangat membantu akselerasi digitalisasi layanan. Penerapan SOP digital akan meningkatkan kepastian alur kerja, mempercepat proses administrasi, dan mendukung efisiensi pada seluruh unit pelayanan,” ujarnya dalam rilis resmi, Senin (1/12).

Sementara itu, tenaga ahli Muhammad Iqbal menjelaskan pendekatan teknis yang diterapkan dalam proses digitalisasi. Ia menegaskan bahwa digitalisasi tidak sekadar mengubah dokumen menjadi bentuk digital.

“Digitalisasi SOP berarti menyusun ulang sistem kerja agar lebih responsif terhadap kebutuhan pelayanan. Sistem yang dikembangkan mencakup alur validasi, pembaruan dokumen otomatis, hingga fitur pemantauan pengguna,” jelas Iqbal.

Baca juga: BSI Flash 2026 Kampus Pontianak Siap Hentak Akhir Tahun

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kampus UBSI kampus Pontianak, Ir. Eri Bayu Pratama, menyampaikan komitmen institusi dalam mendukung pemanfaatan teknologi di sektor kesehatan.

“UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif berupaya mendorong pemanfaatan teknologi pada instansi kesehatan. Kami berharap kolaborasi ini menjadi langkah awal dalam penguatan layanan publik berbasis digital di Kabupaten Mempawah,” ungkapnya.

Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya mempercepat proses digitalisasi internal RSUD dr. Rubini Mempawah, tetapi juga menjadi model bagi instansi kesehatan lain dalam menerapkan tata kelola digital yang lebih modern, akurat, dan adaptif. Pendampingan ini sekaligus menegaskan peran UBSI kampus Pontianak sebagai perguruan tinggi yang aktif berkontribusi dalam pengembangan teknologi dan peningkatan kualitas layanan publik di Kalimantan Barat.(Tiara Sari)

Leave A Reply

Your email address will not be published.