UBSI Kampus Sukabumi Jadi Tuan Rumah Indonesia Youth Global Innovation Forum 2026, Buka Ruang Kolaborasi dan Ide Masa Depan
BSINews, Sukabumi — Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, ruang bagi generasi muda untuk bertukar ide dan berkolaborasi menjadi semakin penting. Tidak hanya sebagai tempat berbagi gagasan, forum seperti ini juga menjadi pintu awal lahirnya inovasi yang relevan dengan kebutuhan masa depan.
Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Sukabumi menjadi tuan rumah kegiatan Indonesia Youth Global Innovation Forum 2026 yang digelar pada Jumat (27/3). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Muda Visioner Penggerak Nasional (MVPN) bersama pihak kampus, dengan menghadirkan forum inspiratif yang mendorong generasi muda untuk mengembangkan kreativitas, inovasi, serta wawasan teknologi.
Sejak awal kegiatan, suasana penuh semangat sudah terasa. Para peserta dari berbagai latar belakang tampak antusias mengikuti setiap sesi yang disajikan. Kehadiran para pembicara inspiratif semakin memperkaya diskusi, sekaligus membuka sudut pandang baru bagi peserta dalam melihat peluang di era global.
Selain mendapatkan wawasan baru, peserta juga memperoleh berbagai manfaat, mulai dari e-sertifikat, kesempatan memperluas jaringan hingga skala internasional, hingga sesi konsultasi langsung dengan para ahli di bidangnya. Hal ini menjadikan forum tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga memberikan nilai tambah yang nyata.
Kolaborasi Jadi Kunci Terciptanya Inovasi
Dalam sambutannya, Kepala Kampus UBSI kampus Sukabumi yang diwakili oleh Iyad Supriadin selaku Project Manager dari Kreasi Inovasi Anak Nusantara Event Organizer (KIAN EO), menekankan pentingnya sinergi antara institusi pendidikan dan pihak eksternal.
Ia menyampaikan bahwa setiap kegiatan yang berlangsung di lingkungan kampus UBSI telah melalui proses koordinasi yang matang, dengan KIAN EO berperan dalam mengelola teknis pelaksanaan di lapangan.
“Kolaborasi seperti ini menjadi langkah penting untuk menghadirkan kegiatan yang tidak hanya inspiratif, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi generasi muda dalam mengembangkan potensi mereka,” ungkapnya dalam rilis yang diterima di Sukabumi pada Rabu (1/4).
Menurutnya, peran KIAN EO sebagai person in charge (PIC) menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh rangkaian acara berjalan dengan baik, mulai dari tahap persiapan hingga pelaksanaan.
Baca juga: Peluang Kuliah Gratis Terbuka, Siswa Sukabumi Bisa Manfaatkan Beasiswa Hingga 100 Persen
Ruang Bertemu Ide, Peluang, dan Inspirasi
Lebih dari sekadar forum diskusi, kegiatan ini menjadi ruang pertemuan berbagai ide, peluang, dan semangat kolaborasi lintas sektor. Para peserta memanfaatkan momen ini untuk saling bertukar gagasan, memperluas relasi, serta menggali inspirasi dari para pembicara yang hadir.
UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan ruang kolaboratif yang tidak hanya mendukung proses belajar di dalam kelas, tetapi juga membuka kesempatan bagi mahasiswa dan generasi muda untuk berkembang secara lebih luas.
Baca juga:Dari ide ke aksi, UBSI Kampus Sukabumi dorong kreativitas dan inovasi generasi digital
Melalui terselenggaranya kegiatan ini, UBSI kampus Sukabumi semakin menegaskan perannya sebagai wadah yang mendorong lahirnya ide-ide baru dan inovasi yang siap menjawab tantangan global.
Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus hadir sebagai jembatan yang menghubungkan generasi muda dengan peluang, pengetahuan, serta jaringan yang lebih luas, sehingga mampu menciptakan dampak positif yang berkelanjutan.(Siti Hafizah)