UBSI Perkuat Ekosistem Wirausaha Mahasiswa di KMI Expo XVII 2026

0 1

BSINews, Purwokerto-Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) turut berpartisipasi dalam Sarasehan Kewirausahaan KMI Expo XVII 2026 yang digelar di Graha Widyatama Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED), Purwokerto, Rabu (30/9/2026). Forum tersebut menjadi ruang bagi perguruan tinggi untuk bertukar pengalaman, menyampaikan evaluasi, serta membahas penguatan ekosistem kewirausahaan mahasiswa secara berkelanjutan.

Baca juga:Mahasiswa Universitas BSI Ikuti KMI Expo 2026 di UNSOED

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Inkubator Bisnis  UBSI, Mugi Raharjo, hadir sebagai perwakilan pimpinan perguruan tinggi BSI bersama Joko Dwi Mulyanto selaku dosen pendamping. Kehadiran UBSI dalam forum ini menjadi bagian dari upaya untuk mengikuti perkembangan program Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) sekaligus memberikan masukan terhadap pengembangan pembinaan wirausaha mahasiswa.

Sarasehan yang diikuti pimpinan perguruan tinggi, pengelola inkubator bisnis, dosen, dan pendamping kewirausahaan dari berbagai perguruan tinggi tersebut membahas sejumlah hal penting, mulai dari keberlanjutan usaha mahasiswa, pendampingan, penguatan kapasitas bisnis, akses pasar, hingga perluasan jejaring dan peluang kolaborasi.

KMI Expo XVII 2026 Jadi Ruang Evaluasi dan Penguatan Wirausaha Mahasiswa

Kegiatan diawali dengan sambutan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Jenderal Soedirman, Roy Andreas. Dalam sambutannya, Roy Andreas menekankan pentingnya memastikan usaha mahasiswa dapat terus berkembang setelah mengikuti program pembinaan dan KMI Expo.

“Proses pembinaan kewirausahaan tidak seharusnya berhenti ketika program atau kegiatan KMI Expo selesai, tetapi perlu dilanjutkan agar usaha yang telah dibangun mahasiswa dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan,” ujar Roy.

Pesan tersebut menjadi salah satu pembahasan penting dalam sarasehan. Perguruan tinggi menilai keberhasilan program kewirausahaan mahasiswa tidak hanya dilihat dari keterlibatan dalam kegiatan, tetapi juga dari kemampuan usaha untuk bertahan dan berkembang setelah program selesai.

KMI Expo XVII 2026 sendiri mengusung tema “Wirata Berkarya Inovatif, Berakar Lokal, Berdampak Global.” Tema tersebut menjadi semangat bagi mahasiswa untuk mengembangkan produk dan usaha yang tidak hanya inovatif, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan potensi lokal serta mampu memberikan dampak yang lebih luas.

Sarasehan dipandu oleh Dr. Dian Bestari Santi Rahayu,  dengan melibatkan perwakilan perguruan tinggi dalam diskusi mengenai penyelenggaraan KMI Expo dan pembinaan kewirausahaan mahasiswa. Sejumlah perguruan tinggi juga menyampaikan kesiapan untuk menjadi tuan rumah KMI Expo pada tahun-tahun mendatang.

Selain evaluasi penyelenggaraan, forum tersebut turut memunculkan gagasan agar KMI Expo dapat dikembangkan ke tingkat internasional. Gagasan ini diharapkan dapat membuka ruang interaksi yang lebih luas bagi mahasiswa wirausaha Indonesia untuk membangun jejaring dengan lingkungan kewirausahaan global.

Dari unsur pemerintah, Sugino,  selaku Ketua Tim Kerja Sama Kemahasiswaan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), turut hadir dalam rangkaian KMI Expo XVII 2026. Pada pembukaan kegiatan, ia menyampaikan bahwa KMI Expo menjadi ruang untuk memperlihatkan hasil pembinaan wirausaha mahasiswa melalui Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW), sekaligus mempertemukan kreativitas dan inovasi mahasiswa dengan kebutuhan masyarakat.

KMI Expo XVII 2026 diselenggarakan di UNSOED pada 29 September hingga 1 Oktober 2026. Ajang tersebut mempertemukan kelompok usaha mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. KMI Expo sendiri menjadi ruang bagi wirausaha mahasiswa untuk memperkenalkan produk, berbagi pengalaman, sekaligus membangun jejaring dengan berbagai pemangku kepentingan.

Bagi UBSI, keikutsertaan dalam Sarasehan Kewirausahaan KMI Expo XVII 2026 menjadi bagian dari komitmen untuk terus memperkuat ekosistem kewirausahaan mahasiswa. Melalui Inkubator Bisnis, mahasiswa mendapatkan ruang untuk mengembangkan ide usaha, meningkatkan kapasitas bisnis, serta mempersiapkan diri mengikuti berbagai program kewirausahaan tingkat nasional.

Baca juga:Cilok Cinta UBSI Hadir di Puncak KMI Expo XVII dan KBMK 2026 Unsoed, Kembangkan Semangat Kewirausahaan Nasional

UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi, kreativitas, inovasi, dan kemampuan beradaptasi dengan kebutuhan dunia usaha.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya memiliki ide bisnis, tetapi juga mampu mengembangkan ide tersebut menjadi usaha yang berkelanjutan. Karena itu, pendampingan, pengalaman praktik, jejaring, dan keberanian untuk terus berinovasi menjadi bagian penting dalam membangun wirausaha muda UBSI yang siap bersaing,” ujar Mugi

Leave A Reply

Your email address will not be published.