UBSI Siapkan Mahasiswa Hadapi Dunia Industri Digital Lewat Workshop “IT Bootcamp Software Development for Industry”

0 21

BSINews, Jakarta – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif kembali menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan mahasiswa menghadapi kebutuhan industri digital melalui penyelenggaraan workshop bertajuk “IT Bootcamp Software Development for Industry”. Kegiatan ini digelar di Aula Kampus UBSI Kramat 98 pada Rabu (11/6), dan diikuti oleh mahasiswa dari Program Studi Sistem Informasi, Teknologi Informasi, serta Teknik Industri.

Workshop ini bertujuan membekali mahasiswa dengan pemahaman dan keterampilan yang relevan dalam dunia pengembangan perangkat lunak berbasis teknologi Artificial Intelligence (AI). Perkembangan teknologi yang pesat menuntut mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menguasai praktik dan adaptif terhadap perubahan industri.

Kegiatan menghadirkan Faridh Wisanggeni selaku Head of Engineering & Business Development di G2 Academy, lembaga pelatihan teknologi terkemuka di Indonesia. Dalam sesi bertema “Coding with AI”, Faridh memaparkan bagaimana AI telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam pengembangan perangkat lunak. Ia menjelaskan berbagai manfaat dari pemanfaatan AI dalam proses coding, seperti otomatisasi penulisan kode, deteksi bug, hingga pengujian perangkat lunak. Tidak hanya itu, Faridh juga memberikan demonstrasi langsung penggunaan AI tools yang saat ini umum digunakan oleh para profesional di bidang rekayasa perangkat lunak.

Baca juga: Dosen Prodi Sistem Informasi Akuntansi UBSI Kampus Pontianak Jadi Narasumber IT Bootcamp Prodi Informatika

“Penguasaan teknologi AI bukan lagi sekadar nilai tambah, tetapi sudah menjadi keharusan di dunia kerja saat ini. Melalui workshop ini, saya ingin membuka perspektif mahasiswa bahwa AI bisa menjadi partner yang sangat membantu dalam proses coding dan pengembangan solusi digital,” ujar Faridh dalam pemaparannya.

Acara dibuka secara resmi oleh Sriyadi selaku Kaprodi Sistem Informasi UBSI. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pelatihan semacam ini dalam menambah wawasan dan kesiapan mahasiswa. Menurutnya, kegiatan yang menghadirkan praktisi dari industri dapat memperkuat kompetensi mahasiswa, baik dari sisi teori maupun praktik. “Kegiatan seperti ini sangat penting untuk menambah wawasan mahasiswa, terutama dalam memahami perkembangan teknologi terkini. Harapan kami, mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga siap secara praktik dan mampu bersaing di industri digital,” ujar Sriyadi.

Baca juga: IT Bootcamp UBSI Kampus Pontianak: Eksplorasi Pemanfaatan AI dan IoT di Layanan Publik

Hendra Supendar, selaku Kaprodi Teknologi Informasi UBSI, turut memberikan sambutan yang menyoroti pentingnya kolaborasi antara kampus dan dunia industri. Ia menyatakan bahwa pengembangan kurikulum tidak bisa hanya mengandalkan materi dari kelas, melainkan harus diselaraskan dengan teknologi yang berkembang di dunia kerja. “Kita tidak bisa hanya mengandalkan kurikulum di kelas. Mahasiswa harus terpapar langsung pada teknologi yang sedang berkembang di industri. Melalui kegiatan ini, mereka bisa mendapatkan insight langsung dari praktisi yang memang sudah terjun di bidangnya,” jelas Hendra.

Selain pemaparan materi, peserta juga mengikuti sesi praktik dan diskusi interaktif mengenai tren teknologi dan peluang karier di bidang rekayasa perangkat lunak. Kegiatan ini menjadi bagian dari inisiatif UBSI dalam menjembatani dunia akademik dan dunia industri, serta mendorong mahasiswa untuk lebih siap menghadapi tantangan pasar kerja digital yang dinamis dan kompetitif.(Niken)

Leave A Reply

Your email address will not be published.