BSINews, Bekasi — Pesatnya kemajuan Artificial Intellegence (AI) atau kecerdasan buatan membuat dunia pendidikan harus terus berinovasi. Untuk menggali potensi AI yang luar biasa dalam dunia pendidikan, bertindak sebagai Kampus Digital Kreatif, Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) kampus Kaliabang akan menghadirkan Workshop AI Dalam Dunia Pendidikan. Kegiatan ini akan diselenggarakan pada Kamis, 21 Maret 2024 di Aula Jayawijaya Wisma BSI.
Baca juga : Optimalkan Pendidikan dengan Teknologi AI, Universitas BSI Akan Gelar Workshop Pembelajaran
Mengundang para guru dan tenaga pendidik di Kota Bekasi, workshop ini turut menghadirkan Amin Nur Rais selaku praktisi AI sebagai pembicara. Muhammad Tabrani selaku kepala kampus Universitas BSI kampus Kaliabang mengatakan bahwa tujuan workshop ini adalah untuk memperkenalkan Teknologi AI kepada para pendidik serta memberikan wawasan mendalam tentang AI dalam Pendidikan.
Universitas BSI Hadirkan Workshop Pemanfaatan Teknologi AI
“Workshop ini akan menjadi platform unik di mana para ahli, dan praktisi pendidikan, berkumpul untuk Eksplorasi Konsep Dasar AI dalam Pendidikan serta Mengapa AI begitu penting dalam pembelajaran modern. Teknologi AI dapat menjadi alat yang efektif untuk membantu guru memberikan materi yang lebih menarik, interaktif, dan disesuaikan dengan kebutuhan individu,” katanya dalam rilis yang diterima, Senin (18//3/2024).
Lanjutnya, kegiatan ini pula akan memberikan wawasan berharga tentang bagaimana AI dapat membentuk masa depan pendidikan. Peserta akan diajak untuk terlibat dalam diskusi, sesi presentasi, dan workshop interaktif yang dipandu oleh para ahli AI dalam bidang kecerdasan buatan dan pendidikan.
Baca juga : Universitas BSI Kampus Ciledug Akan Gelar Workshop Optimalisasi AI untuk Pendidikan
“Kegiatan ini juga akan menjadi forum interaktif bagi peserta untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan ide-ide inovatif seputar pemanfaatan AI dalam dunia pendidikan. Jangan lewatkan kesempatan ini untuk menjadi bagian dari perubahan yang positif dalam pendidikan. Bersama-sama, kita dapat membentuk masa depan pendidikan yang lebih cerah dengan kecerdasan buatan,” tandasnya. (LAG)