Universitas BSI Mendampingi SMKN 1 Seputih Agung dalam Implementasi Proyek P5 Tema Kebekerjaan
BSINews, Lampung-SMK Negeri 1 Seputih Agung menyelenggarakan kegiatan Pendampingan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema Kebekerjaan pada Kamis, 17 Oktober 2024. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program SMK Pusat Unggulan 2024 yang bertujuan untuk membekali guru dengan keterampilan dan wawasan dunia kerja sesuai dengan kebutuhan industri.
Baca Juga: Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Prodi RPL Gelar Workshop Pendampingan Pengembangan Kurikulum
Acara dibuka oleh Kepala Sekolah SMKN 1 Seputih Agung, Harjimat yang menyampaikan apresiasinya terhadap program ini. Dalam perayaannya, beliau menekankan pentingnya sinergi antara sekolah, dunia usaha, dan dunia industri dalam menciptakan lulusan yang kompeten dan berdaya saing.
Hadir dalam kegiatan ini Eddy Kusnadi, dosen Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) yang bertindak sebagai pendamping SMKN 1 Seputih Agung. Ia memberikan Arahan terkait implementasi tema kebekerjaan pada P5, serta mendukung pembacaan langkah-langkah strategi untuk keberhasilan program ini.
“Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) harus dipahami sebagai upaya untuk mempersiapkan siswa tidak hanya dari segi pengetahuan teknis, tetapi juga dari sisi sikap dan keterampilan yang sangat diperlukan di dunia professional,” kata Eddy.
Sebagai narasumber utama, Cecilia Yuliana dari Balai Guru Penggerak (BPG) Provinsi Lampung, memberikan paparan inspiratif tentang pentingnya membangun budaya kerja yang produktif, adaptif, dan kolaboratif sejak di bangku sekolah. Melalui diskusi interaktif, ia berbagi pengalaman dan kiat sukses untuk mempersiapkan siswa memasuki dunia kerja.
“Pendampingan ini memberikan kiat sukses yang dapat membantu para siswa mempersiapkan diri mereka untuk menghadapi tantangan di dunia kerja. Dunia kerja yang dinamis menuntut individu untuk mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan, memiliki kemampuan untuk bekerja dalam tim, serta mampu mengelola waktu dan pekerjaan secara efektif,” jelasnya.
Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari para peserta yang terdiri atas siswa, guru, dan mitra sekolah. Melalui pendekatan praktis dan relevan, program ini diharapkan mampu mendorong terciptanya pelajar Pancasila yang berkarakter kuat, mandiri, serta siap menghadapi tantangan global.(RDX)