Unjuk Karya Mahasiswa, UBSI Kampus Pontianak Serahkan Sistem Penjualan Rumah Digital untuk Cahaya Residence

0 14

BSINews, Pontianak — Ajang unjuk karya mahasiswa kembali digelar di Aula Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif melalui kegiatan Sistem Informasi Expo & Seminar Karir yang berlangsung pada 8–9 Juli 2026 dengan mengusung tema “Beyond Technology: Creating Impact Through Digital Innovation and Career Development”. Salah satu momen yang menjadi sorotan dalam kegiatan tersebut adalah prosesi Berita Acara Serah Terima (BASTA) sistem informasi penjualan rumah berbasis web yang dikembangkan mahasiswa untuk Perumahan Cahaya Residence Pontianak.

Unjuk Karya Mahasiswa, UBSI Kampus Pontianak Serahkan Sistem Penjualan Rumah Digital untuk Cahaya Residence

SI Expo menjadi wadah bagi mahasiswa Program Studi Sistem Informasi UBSI kampus Pontianak untuk memamerkan berbagai hasil pengembangan sistem informasi berbasis web yang telah dikerjakan sepanjang masa studi. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa UBSI Pontianak dan melibatkan sejumlah mitra yang bekerja sama dalam proses pengembangan maupun implementasi sistem yang dipamerkan.

Salah satu karya yang ditampilkan adalah proyek bertajuk “Sistem Informasi Penjualan dan Manajemen Unit Properti Berbasis Web pada Perumahan Cahaya Residence Pontianak”. Sistem ini dikembangkan untuk menjawab dua persoalan yang kerap dihadapi pengembang perumahan dalam pemasaran unit secara konvensional, yaitu tingginya risiko pembeli fiktif atau booking iseng serta munculnya fenomena unit gantung, yaitu unit yang berstatus terkunci tanpa kejelasan transaksi dalam waktu lama.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, sistem dirancang dengan alur validasi data bertingkat, mekanisme penguncian unit otomatis, serta batas waktu pembayaran yang jelas. Status setiap unit, mulai dari Available, Locked, Holding, hingga Booked, dapat berubah secara otomatis mengikuti aktivitas pengguna maupun tenggat waktu yang ditentukan sistem.

Selain itu, sistem juga dilengkapi dua panel pengguna yang terpisah sesuai perannya, yakni panel admin untuk mengelola katalog unit, jadwal survei, verifikasi BI checking, hingga proses pengajuan Kredit Pemilikan Rumah (KPR), serta panel pelanggan yang memungkinkan calon pembeli menjadwalkan survei lokasi, memilih metode pembayaran, dan memantau status pemesanan secara real-time tanpa harus datang langsung ke kantor pemasaran.

Pengembangan sistem ini dilakukan melalui pendekatan riset lapangan. Mahasiswa pengembang turun langsung ke lokasi dan bekerja sama dengan pihak Cahaya Residence untuk menggali permasalahan yang dihadapi dalam proses pemasaran unit, sehingga sistem yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan pengguna di dunia nyata.

Rangkaian SI Expo turut diisi dengan prosesi serah terima sistem yang ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BASTA) antara mahasiswa pengembang dan pihak Cahaya Residence Pontianak. Pemilik Cahaya Residence, Samsu Bahri, berhalangan hadir sehingga penandatanganan BASTA diwakili oleh putranya, Tegar Kemal Al Hidayat.

Menurut Samsu Bahri, pengembangan website tersebut dilatarbelakangi oleh kendala pemasaran unit rumah yang selama ini dihadapi Cahaya Residence sebagai pendatang baru di industri properti Kota Pontianak.

“Kami masih pendatang baru di Pontianak dan selama ini menghadapi kendala dalam memasarkan unit rumah. Dengan adanya website ini, kami berharap penjualan bisa meningkat karena konsumen menjadi lebih mudah membeli atau melakukan pemesanan secara online,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima di Pontianak Kamis (9/7).

Baca Juga : Mahasiswi UBSI Serahkan Sistem Diagnosa Kerusakan Mesin Jahit Berbasis Web kepada Toko Jahitan Siji

Ketua Program Studi Sistem Informasi UBSI kampus Pontianak, Muhammad Sony Maulana, mengapresiasi karya mahasiswa yang dipamerkan dalam SI Expo. Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan upaya program studi dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menciptakan solusi digital yang benar-benar dibutuhkan masyarakat dan dunia usaha.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya menghasilkan karya untuk memenuhi tugas akademik, tetapi juga mampu menghadirkan solusi yang memberikan dampak nyata bagi mitra. SI Expo menjadi bukti bahwa mahasiswa UBSI mampu mengimplementasikan ilmunya untuk menjawab kebutuhan di lapangan,” ungkapnya.

Bagi mahasiswa pengembang, proses penyerahan sistem ini menjadi pengalaman berharga dalam memahami bagaimana sebuah karya akademik dapat bertransformasi menjadi solusi nyata bagi kebutuhan bisnis mitra sekaligus melatih kesiapan mereka menghadapi dunia kerja di bidang teknologi informasi.

Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI kampus Pontianak terus mendorong mahasiswanya untuk turun langsung ke lapangan, bekerja sama dengan mitra, dan menghasilkan karya aplikatif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat maupun dunia usaha. Kolaborasi antara kampus dan mitra seperti yang terjalin dalam pengembangan sistem informasi Cahaya Residence diharapkan dapat terus tumbuh dan menginspirasi lahirnya berbagai inovasi digital lainnya. (Safika)

Leave A Reply

Your email address will not be published.