Asah Pitching dan Negosiasi Generasi Z, Prodi Manajemen UBSI Gelar Business Bootcamp

0 19

BSINews, Bogor — Program Studi Manajemen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menyelenggarakan kegiatan akademik Business Bootcamp secara luring bagi mahasiswa Semester V. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Asyana Sentul, Bogor, pada 24 November hingga 12 Desember 2025, ini menjadi upaya strategis untuk meningkatkan wawasan, kompetensi praktis, serta kesiapan karier mahasiswa di bidang manajemen.

Prodi Manajemen UBSI Gelar Business Bootcamp

Business Bootcamp mengusung tema “Mengasah Kemampuan Pitching dan Negosiasi untuk Generasi Z: Kunci Sukses dalam Karir dan Bisnis”. Program ini dirancang sebagai pembekalan intensif yang mengintegrasikan teori manajemen dengan praktik lapangan, khususnya pada aspek komunikasi bisnis, pitching ide, negosiasi profesional, serta pemahaman dinamika dunia usaha dan pemerintahan. Metode pembelajaran dilakukan secara tatap muka melalui diskusi interaktif, studi kasus nyata, dan simulasi praktik.

Dari sektor pemerintahan, kegiatan ini menghadirkan Sri MN Salman dari Kementerian Komunikasi dan Digital Pusat. Dalam pemaparannya, Sri menekankan pentingnya kemampuan komunikasi strategis dan adaptasi digital bagi generasi muda di tengah perkembangan ekonomi digital.

“Generasi Z perlu memiliki kemampuan menyampaikan ide secara jelas, terstruktur, dan meyakinkan. Pitching yang kuat dan komunikasi strategis menjadi kunci untuk membuka peluang karier maupun kolaborasi di era transformasi digital,” ujarnya, dari keterangan rilis yang diterima di Bogor, pada Senin (15/12).

Selain itu, Muhidin Susanto dari Pemerintah Kabupaten Bogor memaparkan praktik pengembangan aplikasi serta urgensi pitching ide dalam birokrasi modern. Sementara itu, Rudy Mashudi dari Pemerintah Daerah Kota Bogor menjelaskan peran perencanaan strategis, riset, dan inovasi daerah, termasuk pentingnya teknik negosiasi dalam proses pengambilan kebijakan publik.

Dari sektor industri, BUMN, dan asosiasi bisnis, Business Bootcamp menghadirkan Hapron Junaedi dari PT Kayaba Indonesia yang membahas kepemimpinan dan strategi negosiasi korporasi. Citrandika Selarosa dari Danacita memaparkan kemitraan strategis, literasi keuangan, serta teknik pitching efektif. Tim Rusyamsi dari OKK OCE menjelaskan penguatan ekosistem kewirausahaan dan UMKM bagi generasi muda.

Materi pengembangan talenta digital dan startup mindset disampaikan Isaac Munandar dari Maxy Academy. Galeh Pujonegoro dari BMM membahas integrasi teknologi dalam perencanaan strategis berbasis data. Dari sektor BUMN, Hendro Christanto dari BULOG Jakarta mengulas manajemen pemasaran dan negosiasi rantai pasok. Sementara itu, Rizki Firdaus dari SMESCO Indonesia memaparkan strategi pengembangan UMKM nasional serta teknik pitching bisnis kepada lembaga pemerintah dan mitra strategis.

Baca juga : IT Bootcamp Software Development Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa UBSI Hadapi Industri Digital Berbasis AI

Untuk menjaga efektivitas pembelajaran, Business Bootcamp dilaksanakan dalam 10 batch yang disusun secara sistematis, mulai dari pengenalan konsep pitching dan negosiasi, pengembangan ide dan value proposition, teknik pitching efektif, hingga simulasi dan praktik langsung. Skema ini memungkinkan pendampingan yang lebih intensif serta evaluasi berkelanjutan terhadap perkembangan kompetensi mahasiswa.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Manajemen UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan Generasi Z. Business Bootcamp diharapkan mampu mencetak lulusan yang percaya diri, komunikatif, adaptif, serta siap bersaing di dunia kerja dan kewirausahaan di tingkat nasional maupun global. (Alisa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.