Bukan Sosialisasi Biasa! UBSI Kampus Jatiwaringin Gaet Siswa SMA Lewat Festival Interaktif
BSINews, Jakarta- Pendekatan konvensional dalam memperkenalkan dunia perkuliahan kepada siswa SMA kini mulai ditinggalkan. Menyadari pentingnya keterlibatan emosional dan pendekatan dua arah dalam menyampaikan informasi, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Jatiwaringin bersiap menghadirkan sesuatu yang berbeda dalam kunjungannya ke SMA Budhi Warman 1 Jakarta, pada Kamis, (31/7) mendatang.
Kegiatan yang mengusung tajuk “Festival Dialog” ini bukan sekadar sosialisasi jurusan, melainkan sebuah pengalaman interaktif yang dirancang dengan pendekatan kekinian untuk menyentuh cara berpikir khas Gen Z.
Dipimpin langsung oleh Kepala Kampus UBSI Jatiwaringin, Rian Septian Anawar, tim UBSI akan membangun suasana yang cair, hangat, dan kolaboratif sejak awal kegiatan. Tanpa podium tinggi dan presentasi satu arah, acara justru akan dibuka dengan sesi ice breaking menggunakan aplikasi polling digital yang mengajak siswa menjawab pertanyaan ringan secara anonim. Lewat jawaban-jawaban lucu dan jujur seperti “mitos kuliah yang paling aneh” atau “kekhawatiran soal masuk kuliah”, suasana akan segera menjadi hidup dan penuh tawa.
“Kami ingin meruntuhkan dinding formalitas sejak menit pertama, menciptakan ruang yang menyenangkan agar siswa berani bertanya dan berdialog. Ini bukan eranya monolog, ini eranya dialog. Kampus juga harus adaptif dan relevan dengan cara komunikasi generasi muda,”ujar Rian.
Setelah sesi pembuka, acara dilanjutkan dengan format unik “Klinik Jurusan”, di mana para siswa akan dikelompokkan ke dalam beberapa pos sesuai minat seperti Teknologi, Bisnis, hingga Kreatif. Di setiap pos, para mahasiswa UBSI yang berperan sebagai fasilitator akan memandu diskusi santai, membahas realita dunia kampus, suka duka perkuliahan, hingga mitos-mitos yang selama ini berkembang.
“Kami bukan datang untuk menceramahi, kami ingin jadi teman ngobrol yang sudah lebih dulu menjalani dunia kampus. Pertanyaan kayak ‘bener nggak sih dosen killer itu nyata?’ atau ‘gampang nggak cari temen pas awal kuliah?’ justru itu yang paling ingin kami jawab dengan jujur,” ujar salah satu mahasiswa UBSI yang akan bertugas.
Sebagai kampus digital kreatif, UBSI melihat kegiatan ini sebagai lebih dari sekadar promosi. Ini adalah investasi jangka panjang dalam membangun kepercayaan, koneksi emosional, dan pemahaman yang menyeluruh mengenai kehidupan kampus.
Melalui “Festival Dialog”, UBSI Jatiwaringin ingin para siswa tidak hanya mengingat nama kampus atau daftar jurusan, tapi juga mengingat pengalaman menyenangkan, percakapan yang menginspirasi, dan rasa nyaman yang lahir dari ruang dialog yang terbuka.(RDX)