BSINews, Tegal — Dalam upaya meningkatkan kesiapan mahasiswa menghadapi persaingan di dunia industri digital, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Tegal menggelar seminar pembekalan sertifikasi kompetensi programmer. Kegiatan ini menyasar mahasiswa semester 6 dari Program Studi Sistem Informasi dan Teknologi Komputer UBSI kampus Tegal. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin (28/7).
Pembekalan Sertifikasi Siapkan Mahasiswa Jadi Programmer Andal
Mengusung tema “Pembekalan Sertifikasi Kompetensi Programmer Bidang Software Development & Network Administrator Muda”, seminar ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan pemahaman mendalam tentang pentingnya sertifikasi kompetensi dalam dunia kerja yang semakin kompetitif.
Narasumber utama dalam kegiatan ini adalah Sopian Aji, yang menjabat sebagai Kaprodi Sistem Informasi UBSI kampus Tegal dan juga memiliki pengalaman sebagai Asesor Kompetensi Programmer. Dalam sesi pemaparannya, Sopian menjelaskan pentingnya sertifikasi sebagai tolok ukur profesionalisme dan kompetensi di bidang teknologi informasi.
“Sertifikasi ini dilakukan melalui proses asesmen berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), sehingga hasilnya dapat menjadi rujukan sahih untuk menunjukkan kemampuan seseorang di bidangnya,” ungkap Sopian dalam keterangan tertulis, Senin (28/7).
Selama seminar berlangsung, para peserta menunjukkan antusiasme tinggi. Mereka tidak hanya menyimak dengan serius, tetapi juga aktif terlibat dalam sesi diskusi yang berlangsung interaktif.
Baca juga: Audit Mutu Internal Dorong Transformasi Prodi Teknologi Komputer UBSI Kampus Tegal
Penyelenggaraan seminar ini mendapat dukungan penuh dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Bina Sarana Informatika, yang juga akan menjadi pihak pelaksana dalam proses sertifikasi nantinya. LSP BSI melihat kegiatan ini sebagai langkah penting untuk memastikan bahwa lulusan UBSI memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar industri.
Melalui pembekalan ini, UBSI yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif semakin menegaskan perannya dalam menjembatani pembelajaran akademik dengan kebutuhan industri yang dinamis dan menuntut keterampilan praktis.(Tiara Sari)