Dari OTKP ke Poster Animasi, Ketika Anak SMK Belajar Jadi Kreator

0 53

BSINews, Jakarta – Kalau kita ngomongin jurusan SMK OTKP (Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran), bayangan yang muncul biasanya soal mengetik surat, ngatur arsip, atau mungkin jadi “sosok serba bisa” di balik layar kantor. Tapi coba bayangkan, anak-anak OTKP dikasih materi desain grafis dan bikin poster animasi. Kedengarannya agak absurd, kan?

Itu yang terjadi di gedung P4 Jakarta Barat, Jumat (26/9). Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) bareng Pusat Pelatihan dan Pengembangan Pendidikan (P4) bikin lagi program BSI Digination, sebuah ajang pelatihan untuk ngasah kompetensi siswa SMK. Kali ini temanya “Design Thinking and Creativity for Business.”

Baca juga: UBSI dan P4 Jakarta Barat Perpanjang Kerja Sama, Siap Perluas Dampak Pendidikan Digital

Dua dosen UBSI turun langsung jadi narasumber. Ridan Nurfalah ngajarin dasar-dasar desain grafis biar anak-anak bisa “unlock” kreativitas mereka. Sementara M. Iqbal Alifudin ngajak peserta bikin poster animasi pakai Gemini, Google AI Studio, dan Capcut. Dari yang awalnya cuma lihat poster statis, jadi bisa bikin poster yang “hidup.”

Buat sebagian peserta, ini pengalaman yang lumayan bikin mikir ulang soal dunia SMK. Amel, siswi SMK Pelita 4, bilang jujur, “Ini jadi challenge baru buat aku yang jurusannya OTKP tapi belajar tentang desain grafis. Karena di jurusanku nggak ada pelajaran ini.”

Milley, temennya, lebih singkat tapi ngena, “Ini melatih kreativitas dan seni dalam berpikir juga, dan seru banget.”

Lihat? Dua testimoni itu kayak wake-up call. Anak SMK yang awalnya mungkin cuma kebayang kerja di meja kantor, sekarang malah jadi kepikiran gimana caranya bikin konten visual yang menarik. Dari “tata kelola perkantoran” jadi “tata kelola imajinasi.”

Pihak P4 Jakarta Barat sendiri senyum lebar. Mereka tahu, dunia kerja nggak lagi hitam-putih. Anak SMK sekarang butuh lebih dari sekadar skill administratif. Mereka harus ngerti juga gimana cara mikir kreatif, ngolah data, bahkan bikin konten visual. Link and match antara sekolah dan industri nggak bisa hanya dipenuhi dengan buku teori.

UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif pun kelihatan serius dengan misi ini. Mereka paham, anak-anak muda hari ini bukan cuma harus siap kerja, tapi juga siap adaptasi. Dunia industri bergeraknya cepat, dan yang bisa bertahan adalah mereka yang mau belajar hal baru, bahkan di luar jalur jurusannya.

Kalau dipikir-pikir, pelatihan kayak gini sebenarnya bukan sekadar soal “bisa bikin poster” atau “paham animasi sederhana.” Lebih dari itu, ini tentang mindset. Bahwa di dunia kerja modern, fleksibilitas itu kunci. Anak OTKP yang bisa bikin poster animasi jelas punya nilai tambah dibanding yang hanya bisa mengetik surat dinas.

Dan mungkin, inilah pesan terselubung dari BSI Digination yaitu masa depan kerja bukan cuma soal apa yang kamu pelajari di jurusanmu, tapi seberapa jauh kamu berani eksplorasi di luar kotak.

Baca juga: Sinergi Hebat! UBSI dan P4 Jakarta Barat Perpanjang MoU demi Pendidikan Berkualitas

Toh, pada akhirnya, dunia kerja memang bukan ruang ujian. Nggak ada yang tanya, “kamu hafal teori OTKP nggak?” Tapi yang sering ditanya adalah, “kamu bisa ngasih solusi kreatif nggak?”

Jadi, siapa sangka, pelatihan desain grafis untuk anak OTKP bisa jadi titik balik. Dari sekadar arsip kantor ke animasi yang bisa viral. Dari meja administrasi ke dunia kreatif. Dan dari sini, kita belajar, kadang jurusan itu cuma titik awal, sementara masa depan adalah hasil utak-atik kreativitas.

Leave A Reply

Your email address will not be published.