Dosen Universitas BSI Berikan Pelatihan Digitalisasi Posyandu Lewat Google Form

0 282

BSINews, Bekasi-Di era serba digital seperti sekarang ini, pelayanan kesehatan pun turut bertransformasi. Dalam rangka meningkatkan efektivitas pencatatan data kesehatan balita, kader Posyandu Delima 1 di Kelurahan Paninggilan Utara, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, mengikuti pelatihan penggunaan Google Form sebagai alat pencatatan modern yang praktis, efisien, dan mudah diakses.

Baca Juga: Transformasi Inspiratif! Abdul Zaki Asy, Wisudawan UBSI Pernah Ikut Program Kampus Mengajar Kini Mengabdi sebagai Guru Matematika

Kegiatan pelatihan yang berlangsung pada 14 April 2025 ini diprakarsai oleh Desy Setyorini selaku ketua kegiatan, dengan Anggraini sebagai tutor utama. Tim pelaksana seperti Wahyudi dan Andri Rizko Yulianto turut andil dalam memastikan acara berjalan lancar dan interaktif.

Pelatihan ini dibuka langsung oleh Lurah Paninggilan Utara, Agus Lesmana, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif ini. Ia menegaskan penguasaan teknologi digital oleh kader Posyandu menjadi kunci penting untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan, khususnya dalam memantau tumbuh kembang balita secara lebih akurat dan cepat.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Penguasaan teknologi digital oleh kader Posyandu bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Dengan kemampuan ini, pencatatan tumbuh kembang balita bisa dilakukan lebih akurat, cepat, dan efisien. Harapannya, layanan kesehatan masyarakat di tingkat kelurahan semakin maju dan responsif terhadap perkembangan zaman,” ujar Agus.

Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi pelatihan, mulai dari pengenalan dasar Google Form, pembuatan formulir isian, hingga cara mengelola serta menganalisis data secara sederhana melalui Google Sheets. Suasana pelatihan berlangsung aktif, dengan diskusi dan praktik langsung yang memudahkan kader memahami penggunaan teknologi ini.

“Dengan adanya pelatihan ini, saya jadi tahu kalau pencatatan balita bisa lebih cepat dan tidak perlu lagi tulis tangan. Data juga bisa langsung dilihat dan disimpan secara otomatis. Sangat membantu kegiatan kami di Posyandu!,” ujar salah satu peserta pelatihan, Kader Posyandu Delima 1.

Baca Juga:Kania Widiyastuti Raih IPK Sempurna 4.00, Wisudawan Terbaik yang Menginspirasi dengan Dedikasi dan Semangat Tanpa Batas

Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan teknis, tetapi merupakan bagian dari gerakan transformasi digital di bidang kesehatan masyarakat. Langkah kecil namun berdampak besar, demi menciptakan layanan Posyandu yang lebih modern, transparan, dan siap menghadapi tantangan zaman.(RDX)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.