Gen Z Wajib Merapat! DIGITALK “AI yang Kerjain, Kita yang Arahin” Hadir di Purwokerto
BSINews, Purwokerto – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) semakin mengubah cara manusia belajar, bekerja, hingga berkarya. Namun, apakah AI akan menggantikan peran manusia? Ataukah justru menjadi alat yang membantu manusia bekerja lebih efektif dan produktif?
Pertanyaan tersebut akan dibahas secara santai dan interaktif dalam kegiatan DIGITALK: A Cafe Dialogue bertajuk “AI yang Kerjain, Kita yang Arahin” yang akan digelar pada Kamis, 18 Juni 2026, di Teras Coffee & Eatery, Purwokerto.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Purwokerto dan DICO (Digital Creative Community) yang menghadirkan suasana diskusi ala anak muda di kafe dengan tema yang sangat dekat dengan kehidupan generasi Z saat ini.
Acara ini akan menghadirkan dua narasumber muda yang aktif di industri kreatif digital, yaitu Nazilla W. Adisti, seorang Video Editor, serta Naufal Haidar Azhar, seorang UI/UX Designer. Keduanya akan berbagi pengalaman mengenai pemanfaatan AI dalam dunia kreatif, mulai dari proses editing video, perancangan antarmuka pengguna, hingga strategi agar generasi muda mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa kehilangan kreativitas dan identitasnya sebagai manusia.
Baca juga : Dosen UBSI Gelar Pelatihan Smart Digital Parenting, Jawab Tantangan Era Digital
Mengusung konsep dialog santai di kafe, DIGITALK dirancang tidak hanya sebagai ruang berbagi wawasan, tetapi juga sebagai wadah diskusi langsung antara peserta dan para praktisi industri kreatif. Tema “AI yang Kerjain, Kita yang Arahin” menjadi pengingat bahwa teknologi seharusnya berperan sebagai alat bantu yang mempercepat pekerjaan, sementara manusia tetap menjadi pengendali arah dan tujuan penggunaannya.
Head of Dico Purwokerto, Mustofa menyampaikan bahwa kegiatan ini ditujukan bagi pelajar, mahasiswa, komunitas kreatif, content creator, hingga masyarakat umum yang ingin memahami perkembangan AI dari sudut pandang yang praktis dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
“Generasi muda saat ini hidup berdampingan dengan teknologi AI. Melalui DIGITALK, kami ingin mengajak peserta memahami bahwa AI bukan untuk ditakuti, melainkan perlu dipahami dan dimanfaatkan secara bijak agar dapat meningkatkan produktivitas sekaligus membuka peluang karier baru,” ujarnya.
Dilanjutkan Seminar Parenting dan Informasi Beasiswa hingga 100 Persen
Tidak hanya membahas dunia digital dan AI, rangkaian kegiatan ini juga akan dilanjutkan dengan Seminar Parenting yang ditujukan bagi para orang tua dan calon mahasiswa.
Pada sesi tersebut, Vadlya Ma’arif, Kepala Kampus Universitas BSI Kampus Purwokerto, akan membahas pentingnya peran orang tua dalam mendampingi generasi muda menghadapi era digital sekaligus mempersiapkan pendidikan tinggi yang tepat untuk masa depan mereka.
Menariknya, peserta juga akan memperoleh informasi lengkap mengenai berbagai program beasiswa kuliah hingga 100 persen yang tersedia di Universitas BSI. Program ini diharapkan dapat membuka kesempatan yang lebih luas bagi siswa berprestasi maupun calon mahasiswa yang memiliki semangat tinggi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Melalui kombinasi antara diskusi teknologi, pengembangan kreativitas, serta edukasi pendidikan, DIGITALK menjadi agenda yang tidak hanya relevan bagi generasi Z, tetapi juga memberikan manfaat bagi para orang tua dalam mendukung masa depan putra-putrinya.
Bagi masyarakat Purwokerto dan sekitarnya yang ingin mendapatkan wawasan terbaru tentang AI, industri kreatif digital, serta peluang beasiswa kuliah, kegiatan ini menjadi kesempatan yang sayang untuk dilewatkan.