BSINews, Sukabumi – Seminar “Independence Day: Artificial Intelligence Conference” yang diselenggarakan Digital Creative Community bekerja sama dengan Mandiri Digital Universe di Hotel Laska menjadi ajang berbagi wawasan seputar kecerdasan buatan (AI) sekaligus media informasi mengenai program beasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI). Kehadiran UBSI sebagai sponsor utama menegaskan perannya sebagai Kampus Digital Kreatif yang mendukung pendidikan tinggi di era digital. Acara ini dilaksanakan pada Kamis (14/8).
Mendorong Literasi Digital dan Inovasi Generasi Muda
UBSI sebagai kampus digital kreatif menawarkan berbagai jalur beasiswa untuk memperluas akses pendidikan secara inklusif, antara lain:
-
Beasiswa Jalur Undangan, memberikan potongan biaya kuliah penuh atau sebagian bagi siswa yang diundang khusus oleh UBSI.
-
Beasiswa Juara, memberikan potongan biaya kuliah hingga 100% per semester selama masa studi dengan syarat penerima mempertahankan IPK minimal 3,00.
-
Beasiswa Talenta Digital, ditujukan bagi calon mahasiswa berprestasi di bidang teknologi dan karya kreatif digital, dengan potongan biaya kuliah sesuai capaian prestasi.
Wulan Handayani, guru Desain Komunikasi Visual di SMK Negeri 1 Cibadak sekaligus alumni UBSI (2012–2017), menyatakan bahwa program beasiswa ini menjadi solusi bagi siswa dengan keterbatasan ekonomi.
“Anak-anak saya yang kurang mampu kini bisa kuliah sambil bekerja berkat fleksibilitas beasiswa. Saya sendiri penerima beasiswa UBSI tahun 2012, dan merasakan manfaatnya hingga sekarang,” ungkap Wulan dalam keterangan tertulis, Jumat (15/8).
Wulan yang kini mengajar mata pelajaran KKA (Coding dan Kecerdasan Artifisial) juga menambahkan bahwa seminar memberikan wawasan baru yang dapat diaplikasikan di kelas. Ia berharap ke depan, pelatihan dapat lebih praktis, misalnya melalui workshop penyusunan rencana pembelajaran KKA.
Salah satu peserta seminar, Ridho Putra Montakin, siswa kelas 12 jurusan DKV di SMK Negeri 1 Cibadak, mengaku mendapatkan inspirasi sekaligus informasi penting terkait beasiswa UBSI.
“Bagi siswa peringkat 1–10 seperti saya, jalur undangan memberi peluang besar untuk kuliah tanpa beban biaya. Saya saat ini peringkat 5, jadi kesempatan itu sangat berarti,” jelas Ridho.
Baca juga: Antusiasme Peserta Memuncak, Independence Day AI Conference 2025 Jadi Sumber Inspirasi Generasi Muda
Acara ini tidak hanya membahas perkembangan teknologi AI, tetapi juga mengaitkannya dengan peluang melanjutkan pendidikan tinggi melalui beasiswa. Materi seperti AI for Business membuka perspektif bahwa kecerdasan buatan dapat dimanfaatkan tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga untuk mengembangkan usaha di sektor digital.
Dengan dukungan seperti ini, UBSI menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi yang siap menghadapi perkembangan teknologi sekaligus berkomitmen mencetak generasi muda yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing.(Tiara Sari)