Kolaborasi Edukatif UBSI Kampus Cengkareng dan SMKN 72: Wujud Sinergi Dunia Pendidikan
BSINews, Jakarta – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Cengkareng, menunjukkan komitmennya dalam memperkuat hubungan antara pendidikan menengah dan tinggi melalui partisipasinya dalam kegiatan Edufair SMKN 72 Jakarta pada Rabu (25/6) lalu. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang promosi institusi, tetapi juga wadah kolaboratif dalam mendukung kesiapan siswa menghadapi jenjang pendidikan selanjutnya dan dunia kerja.
Kolaborasi antara sekolah menengah dan perguruan tinggi menjadi strategi penting dalam memberikan siswa akses terhadap informasi, motivasi, serta keterampilan yang relevan dengan tuntutan zaman. UBSI mengambil peran aktif dalam membina sinergi tersebut demi menciptakan generasi muda yang adaptif dan siap bersaing.
Melalui booth interaktif dan sesi presentasi kampus, UBSI membangun komunikasi dua arah yang produktif dengan siswa, guru, dan alumni. Selain mengenalkan profil UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif, tim kampus juga menawarkan berbagai inisiatif kerja sama seperti program campus visit, pelatihan keterampilan digital, dan pembinaan minat bakat di lingkungan sekolah.
Baca juga : Potongan Besar Biaya Kuliah! UBSI Kampus Cengkareng Hadir di Ciplaz Lewat Open Booth Edukatif
Kepala Kampus UBSI kampus Cengkareng, Hardiyan, menegaskan bahwa keterlibatan UBSI dalam edufair ini bukan hanya sebagai bentuk partisipasi rutin, tetapi juga sebagai awal dari jalinan kerja sama jangka panjang yang saling menguatkan antarinstansi pendidikan. “Kami berkomitmen terus membina hubungan baik dengan SMKN 72. Edufair ini bukan akhir, tapi awal dari kolaborasi pendidikan yang lebih luas,” ujar Hardiyan, dari keterangan rilis yang diterima pada Sabtu (28/6).
Dalam kegiatan ini, juga dibahas rencana pengembangan program kunjungan kampus dari SMKN 72 ke UBSI kampus Cengkareng. Para guru menyambut baik inisiatif tersebut sebagai bentuk pembelajaran nyata yang memungkinkan siswa mengenal langsung suasana perkuliahan, fasilitas akademik, dan dinamika kehidupan kampus.
Lebih lanjut, UBSI membuka peluang untuk mengadakan pelatihan berbasis teknologi di lingkungan SMKN 72, seperti workshop desain grafis, digital marketing, dan pengenalan teknologi artificial intelligence. Program ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi siswa dan menambah nilai lebih dalam menghadapi era digital.
Kolaborasi ini mencerminkan pendekatan baru dalam hubungan antara sekolah dan perguruan tinggi—bukan sekadar kegiatan tahunan, melainkan kemitraan strategis jangka panjang untuk peningkatan mutu pendidikan dan kesiapan generasi muda Indonesia. (Alisa)