Mahasiswa Baru UBSI Kampus Kaliabang Antusias Ikuti Workshop Digital Kreatif Bertema Personal Branding
BSINews, Bekasi – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Kaliabang terus menunjukkan komitmennya dalam membekali mahasiswa baru dengan wawasan yang relevan dan aplikatif. Pada Sabtu pagi (17/5), Aula UBSI kampus Kaliabang dipadati oleh ratusan mahasiswa baru dari gelombang 1, 2, dan 3 yang mengikuti Workshop Digital Kreatif bertema “Level Up: Membangun Personal Branding di Era Digital.”
Kegiatan ini berlangsung bersamaan dengan Bincang Kampus Bersama Orang Tua (BKOT) di auditorium, namun secara khusus dirancang untuk mahasiswa agar sejak hari pertama kuliah, mereka sudah mendapatkan bekal untuk membangun citra diri profesional di tengah perkembangan dunia digital.
Workshop dipandu oleh Amin Nur Rais, AI Specialist dan dosen UBSI yang juga aktif sebagai praktisi konten digital. Ia membawakan materi secara komunikatif dengan pendekatan yang ringan dan membumi, membahas pentingnya membangun personal branding yang tidak sekadar viral, tetapi memiliki nilai dan arah yang jelas.
“Banyak orang mengejar popularitas, tapi lupa membangun nilai. Personal branding bukan untuk pamer, melainkan untuk menunjukkan siapa diri kita sebenarnya, termasuk kompetensi dan karakter yang bisa dipercaya,” jelas Amin, dari keterangan rilis yang diterima pada Selasa (20/5).
Baca juga : UBSI Kampus Margonda Ajak Orang Tua Aktif Dampingi Anak di Dunia Kampus lewat BKOT
Dalam sesi tersebut, mahasiswa dibimbing untuk memahami cara mengelola media sosial secara strategis, membangun portofolio digital sejak awal perkuliahan, serta menjaga reputasi dan jejak digital agar tetap positif di mata publik maupun dunia profesional.
Kegiatan ini turut dipandu oleh Nazwa, mahasiswa berprestasi UBSI yang bertindak sebagai moderator. Suasana workshop menjadi lebih interaktif dan dinamis berkat perannya yang mampu mencairkan suasana serta mendorong peserta untuk aktif bertanya dan berdiskusi.
Salah satu peserta, Dimas dari Program Studi Sistem Informasi, menyatakan bahwa kegiatan ini memberikan perspektif baru tentang pentingnya personal branding.
“Saya kira ini cuma semacam orientasi biasa. Tapi ternyata isinya daging semua. Jadi tahu kalau branding itu penting buat karier, bahkan sejak awal kuliah,” ujarnya.
Hal serupa juga disampaikan oleh Alya, mahasiswa baru dari Program Studi Ilmu Komunikasi. Ia mengaku lebih sadar akan dampak dari aktivitas di media sosial.
“Biasanya kita cuma pakai media sosial buat seru-seruan. Tapi sekarang saya jadi ngerti bahwa postingan kita bisa jadi ‘jejak digital’ yang dilihat dosen, HRD, atau bahkan calon mitra kerja nanti,” katanya.
Antusiasme peserta terlihat tinggi, terbukti dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama sesi berlangsung. Bahkan, setelah acara selesai, beberapa mahasiswa masih terlihat berdiskusi langsung dengan narasumber untuk menggali informasi lebih dalam.
Workshop ini tidak hanya memberikan pengetahuan praktis, tetapi juga menumbuhkan semangat dan kepercayaan diri mahasiswa baru untuk mulai menata masa depan sejak dini. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa orientasi di UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif, tidak sebatas pengenalan kampus, melainkan juga langkah awal membangun kompetensi digital dan karakter unggul yang dibutuhkan di dunia kerja. (Alisa)