BSINews, Jakarta — Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Jatiwaringin terus menunjukkan komitmennya dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan mahasiswa melalui penyelenggaraan Entrepreneur Fair yang digelar pada 5–6 Januari 2026 di area parkir UBSI kampus Jatiwaringin. Kegiatan ini menjadi wadah praktik bisnis langsung bagi mahasiswa sekaligus sarana pembelajaran kewirausahaan berbasis pengalaman nyata.
Mahasiswa UBSI Termotivasi Kembangkan Usaha Jus Buah Usai Entrepreneur Fair
Salah satu peserta yang merasakan manfaat langsung dari kegiatan tersebut adalah Imam Al-Ghozali Saifuddin, mahasiswa UBSI kampus Jatiwaringin. Melalui partisipasinya dalam Entrepreneur Fair, Imam mengaku semakin termotivasi untuk mengembangkan usaha sejak masih menempuh pendidikan di bangku kuliah. Ia menilai kegiatan ini penting untuk melatih kemandirian, tanggung jawab, serta keberanian dalam mengambil peluang bisnis.
Dalam ajang tersebut, Imam memperkenalkan brand kuliner miliknya bernama Fruitiholic, yang menawarkan enam varian jus buah segar, yakni stroberi, alpukat, jeruk, mangga, buah naga, dan jambu. Antusiasme pengunjung yang tinggi selama acara berlangsung memberikan respons positif terhadap produk yang ditawarkan. Menurut Imam, pengalaman mengelola stan mulai dari persiapan, pelayanan konsumen, hingga transaksi langsung memberinya gambaran nyata mengenai potensi usaha di sektor minuman sehat.
Keramaian pengunjung di lingkungan UBSI kampus Jatiwaringin turut berdampak pada hasil penjualan yang dinilai cukup menjanjikan. Hal tersebut mendorong Imam untuk semakin serius mengembangkan bisnis Fruitiholic ke depannya. Ia menyampaikan ketertarikannya untuk terus berwirausaha dan menjadikan pengalaman di Entrepreneur Fair sebagai pijakan awal dalam membangun usaha yang berkelanjutan.
Kepala Kampus UBSI Kampus Jatiwaringin, Ahmad Fauzi, menegaskan bahwa Entrepreneur Fair merupakan bagian dari strategi kampus dalam menumbuhkan jiwa wirausaha mahasiswa.
Baca juga : UBSI Kampus Jatiwaringin Jadi Wadah Pencetak Profesional dan Entrepreneur Muda
“Kegiatan Entrepreneur Fair dirancang agar mahasiswa tidak hanya memahami konsep kewirausahaan, tetapi juga merasakan langsung praktik bisnis di lapangan. Keberhasilan mahasiswa seperti Imam menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis praktik mampu menumbuhkan kemandirian dan keberanian berwirausaha sejak kuliah,” ujarnya, dari keterangan rilis yang diterima pada Jumat (9/1).
Kesuksesan yang diraih Imam Al-Ghozali Saifuddin diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk berani berinovasi dan memulai usaha sejak dini. Melalui kegiatan seperti Entrepreneur Fair, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif dan Kampus Akreditasi Unggul terus konsisten mendukung pengembangan potensi kewirausahaan mahasiswa sebagai bekal penting sebelum memasuki dunia profesional. (Alisa)