BSINews, Jakarta — Edufair Cinta Kasih Tzu Chi 2025 yang berlangsung pada 24–25 Oktober 2025 tidak hanya diminati oleh siswa dan alumni, tetapi juga mendapatkan perhatian besar dari orang tua siswa. Mereka hadir untuk menggali informasi lebih dalam mengenai arah pendidikan tinggi dan peluang karier anak-anak mereka di era digital. Dalam kegiatan ini, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Cengkareng, yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif, menghadirkan sesi khusus yang membahas prospek masa depan lulusan dan kebutuhan industri modern.
Orang Tua Siswa Antusias Hadiri Edufair
Keterlibatan orang tua menjadi aspek penting dalam pengambilan keputusan pendidikan lanjutan. Tim UBSI menekankan bahwa pendidikan tinggi harus adaptif terhadap perkembangan teknologi, industri kreatif, serta dinamika pasar kerja global. Melalui presentasi yang interaktif dan mudah dipahami, UBSI memaparkan transformasi pendidikan digital, peluang karier lulusan, hingga dukungan kampus melalui program magang industri.
Ketua Tim UBSI kampus Cengkareng, Hardiyan, menjelaskan pentingnya kesiapan digital bagi generasi muda. “Kami ingin orang tua memahami bahwa dunia kerja saat ini sangat menuntut kemampuan digital. UBSI hadir membantu anak-anak mereka menyiapkan masa depan dengan kompetensi yang dibutuhkan industri,” ujarnya, dari keterangan rilis yang diterima pada Jumat (31/10).
Baca juga : Sukses Edufair Cinta Kasih Tzu Chi: UBSI Tumbuhkan Semangat Kuliah Digital pada Generasi Z
Para orang tua menyampaikan apresiasi atas informasi yang dianggap relevan dan bermanfaat. Banyak di antara mereka merasa lebih yakin setelah mengetahui bahwa UBSI tidak hanya membekali mahasiswa dari sisi akademik, tetapi juga keterampilan praktis yang langsung dapat diterapkan di dunia kerja. Mereka menilai UBSI sebagai kampus yang mengikuti perkembangan zaman dengan menawarkan pendekatan pembelajaran inovatif.
Suasana diskusi antara orang tua dan tim UBSI berlangsung terbuka, informatif, dan penuh antusiasme. Edufair ini berhasil menjadi ruang komunikasi yang efektif antara sekolah, orang tua, dan perguruan tinggi dalam mempersiapkan masa depan pendidikan generasi muda di tengah perkembangan dunia digital. (Alisa)