BSINews, Jakarta — Program Studi Software Engineering (Rekayasa Perangkat Lunak) Fakultas Teknik dan Informatika Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menyelenggarakan seminar teknologi bertajuk “Serverless Architecture: Solusi Efisien dan Skalabel dalam Pengembangan Aplikasi Modern”. Kegiatan ini digelar pada Rabu (14/1), sebagai upaya meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap perkembangan teknologi komputasi awan yang semakin pesat serta relevan dengan kebutuhan industri teknologi informasi.
Prodi Software Engineering UBSI Gelar Seminar Serverless Architecture
Seminar ini menghadirkan akademisi sekaligus praktisi teknologi informasi, Irawan Aprianto, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan konsep dasar serverless architecture serta penerapannya dalam pengembangan aplikasi modern. Menurutnya, pendekatan serverless memungkinkan pengembang untuk fokus pada penulisan kode aplikasi tanpa harus mengelola infrastruktur server secara langsung, karena seluruh proses operasional ditangani oleh penyedia layanan cloud.
Ketua Program Studi Software Engineering (Rekayasa Perangkat Lunak) UBSI, Taufik Baidawi, menyampaikan bahwa kegiatan seminar ini merupakan bagian dari komitmen program studi dalam menghadirkan aktivitas akademik yang selaras dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja.
“Pemahaman mengenai serverless architecture menjadi penting bagi mahasiswa agar mampu beradaptasi dengan transformasi digital dan memiliki kesiapan kompetensi saat memasuki industri teknologi informasi,” ujarnya, dari keterangan rilis yang diterima pada Kamis (15/1).
Baca juga : Dari TOEFL hingga Cerita Budaya, Ben Amos SpeakWise Hidupkan Seminar Bahasa Inggris di UBSI
Kegiatan seminar berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Mahasiswa semester 5 dan semester 7 Program Studi Software Engineering (Rekayasa Perangkat Lunak) terlihat antusias mengikuti rangkaian acara dengan mengajukan berbagai pertanyaan terkait efisiensi pengelolaan sistem, manfaat serverless architecture, serta peluang penerapannya dalam proyek pengembangan aplikasi dan penelitian.
Melalui penyelenggaraan seminar ini, Program Studi Software Engineering (Rekayasa Perangkat Lunak) UBSI berharap mahasiswa memperoleh wawasan komprehensif mengenai teknologi cloud computing serta mampu meningkatkan kompetensi teknis yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Kegiatan ini sekaligus menegaskan peran UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif yang konsisten mendorong penguatan keilmuan dan kesiapan lulusan menghadapi tantangan industri digital. (Alisa)