Seni Candra Buana Raih Juara 2 Jaipong di BSI Flash Karawang 2025

0 19

BSINews, Karawang — Riuh tepuk tangan dan sorak sorai memenuhi atrium Resinda Park Mall pada Minggu (10/8), saat final BSI Flash Karawang 2025 digelar Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Karawang. Kompetisi tahunan ini menjadi panggung unjuk bakat seni dan kreativitas pelajar, dengan Jaipong sebagai salah satu kategori utama. Grup Seni Candra Buana dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Pedes berhasil meraih juara 2 berkat penampilan memukau yang memadukan tradisi dan inovasi.

Koreografi Jaipong Memukau dengan Sentuhan Modern

Grup Seni Candra Buana yang beranggotakan empat siswa, yakni Yasmin Ayunda Nurhaen, Lintang Ayu Arista, Wina Firda Yanti Lesmana, dan Rodiat Aldy, tampil percaya diri di bawah bimbingan pelatih Bunga Tasya Dwi Lestari. Mereka membawakan koreografi yang menggabungkan gerak khas Jaipong tradisional dengan sentuhan modern. Kostum cerah dan gerakan energik mereka menciptakan pertunjukan visual yang memikat perhatian penonton dan juri.

Bunga Tasya Dwi Lestari, yang membimbing langsung para penari, menyatakan,

“Kami berusaha menghadirkan koreografi yang tidak hanya mempertahankan keaslian Jaipong, tapi juga memberikan inovasi agar lebih menarik bagi generasi muda,” ungkapnya dalam rilis yang diterima, Selasa (12/8).

Baca juga: Cheerypopz dari SMA Negeri 2 Klari Raih Juara 3 Kpop Dance di BSI Flash Karawang 2025

Persaingan di kategori Jaipong sangat ketat, dengan peserta dari berbagai sekolah unggulan di Karawang yang menunjukkan keunikan dan kekuatan masing-masing. Namun, Seni Candra Buana berhasil menonjol lewat penghayatan dan teknik tari yang matang.

Ajang Pelestarian Budaya dan Pengembangan Talenta Muda

Prestasi juara 2 ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi SMA Negeri 1 Pedes. Para anggota mengaku latihan berbulan-bulan sambil tetap mengatur waktu belajar merupakan tantangan tersendiri. Dukungan guru, teman, dan keluarga menjadi sumber semangat utama.

Pada puncak acara, para pemenang menerima piagam, piala, hadiah uang tunai, serta beasiswa yang diharapkan dapat memotivasi mereka untuk terus berkembang. Salah satu anggota Seni Candra Buana, Lintang Ayu Arista, mengungkapkan,

“Beasiswa ini sangat berarti bagi kami untuk terus mengembangkan bakat dan prestasi di bidang seni maupun akademik,” jelasnya.

BSI Flash 2025 yang diselenggarakan UBSI kampus Karawang bukan hanya kompetisi, tetapi juga ruang berekspresi dan edukasi tentang pentingnya melestarikan seni tradisional di tengah perkembangan budaya modern.

Baca juga: UBSI Kampus Kaliabang Tuan Rumah Edukasi Branding Digital untuk Finalis Abang Mpok Bekasi 2025

Keberhasilan Seni Candra Buana membuktikan bahwa seni tradisional masih hidup dan dihargai oleh generasi muda. Prestasi ini tidak hanya mengharumkan nama sekolah, tetapi juga memperkuat posisi Jaipong sebagai warisan budaya yang patut dijaga kelestariannya.

UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif berkomitmen mendukung pengembangan talenta muda dan pelestarian budaya melalui berbagai program inovatif. Dengan dukungan ini, seni tradisional seperti Jaipong diharapkan terus lestari dan berkembang di era modern.

Setelah penutupan acara BSI Flash Karawang 2025, semangat berkarya para peserta tidak berhenti. Gelar juara 2 ini menjadi awal perjalanan Seni Candra Buana untuk terus mengasah kemampuan dan berprestasi di kompetisi mendatang. Karawang kembali membuktikan kekayaan talenta muda yang siap mengharumkan nama daerah lewat seni dan budaya.(Siti Hafizah)

Leave A Reply

Your email address will not be published.