Sosialisasi DEA 2025: Langkah Awal Mahasiswa Sistem Informasi UBSI Kampus Tegal Menjadi Digitalpreneur

0 16

BSINews, Tegal Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Tegal, yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif, membekali mahasiswa dengan keterampilan digital melalui kegiatan Sosialisasi Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) 2025 pada Kamis (8/5). Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi Sistem Informasi semester 2 dan 4. Sosialisasi tersebut merupakan hasil kolaborasi UBSI dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo) yang kini bertransformasi menjadi Komdigi.

Sosialisasi DEA 2025: Langkah Awal Mahasiswa Sistem Informasi Menjadi Digitalpreneur

Program DEA merupakan bagian dari Digital Talent Scholarship (DTS) yang berfokus pada pengembangan jiwa wirausaha digital generasi muda. Dengan dukungan narasumber profesional dari Komdigi Yogyakarta, sosialisasi ini memberikan penjelasan lengkap mengenai pelatihan yang akan dimulai pada Juni 2025, mulai dari skema pelatihan, tahap pendaftaran, hingga manfaat yang akan diperoleh peserta.

Anton Susanto dan Agus Prabowo dari Komdigi Yogyakarta menjelaskan bahwa DEA 2025 menawarkan tiga skema utama pelatihan, yaitu Pemasaran Digital Dasar, Digitalisasi UMKM Berbasis Syariah, dan Pemasaran Digital Berbasis AI. Setiap skema dirancang berdasarkan kebutuhan dunia usaha dan perkembangan teknologi masa kini. Mahasiswa juga akan mendapatkan pelatihan hybrid dengan sertifikat dan bimbingan mentor berpengalaman. Pada akhir pelatihan, mereka diharapkan mampu menyusun ide bisnis, strategi pemasaran digital, dan pemanfaatan teknologi berbasis AI untuk pengembangan usaha.

Baca juga : Mahasiswa Prodi SIA UBSI Kampus Tegal Antusias Ikuti Pelatihan DEA 2025 Skema Pemasaran Digital Dasar

Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik UBSI yang menegaskan bahwa DEA menjadi kesempatan penting bagi mahasiswa untuk memperluas portofolio digital. Materi sosialisasi tidak hanya menjelaskan teknis dan jadwal pelatihan, tetapi juga menyertakan testimoni alumni DEA serta simulasi singkat pembuatan strategi pemasaran berbasis media sosial. Peserta sosialisasi turut memperoleh tautan pendaftaran dan e-book panduan registrasi.

Antusiasme mahasiswa terlihat dari banyaknya pertanyaan selama diskusi. Qolbi, mahasiswa semester 4 Program Studi Sistem Informasi UBSI kampus Tegal, mengatakan bahwa program DEA sangat bermanfaat. “Menurut saya, program DEA 2025 ini sangat menarik karena memberikan peluang kepada kami untuk tidak hanya belajar teori di kampus, tetapi juga langsung praktik membuat dan memasarkan produk digital,” ujarnya, dari keterangan rilis yang diterima pada Sabtu (10/5).

Qolbi berharap dirinya dan teman-teman dapat lolos mengikuti pelatihan agar dapat meningkatkan keterampilan digital yang berguna di masa depan.

Ketua Program Studi Sistem Informasi UBSI kampus Tegal, Sopian Aji, menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya kampus mencetak wirausahawan digital muda. “Melalui program DEA, kami ingin mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menjadi pelaku usaha berbasis digital yang adaptif dan inovatif,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi dengan Kominfo memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berkembang lebih luas dalam bidang teknologi dan kewirausahaan.

Melalui sosialisasi ini, UBSI kampus Tegal menegaskan komitmennya dalam mencetak mahasiswa yang tidak hanya siap menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta lapangan kerja berbasis teknologi digital. (Alisa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.