BSINews, Sukabumi – Program Studi Informatika Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Sukabumi sebagai Kampus Digital Kreatif menggelar Workshop Programming Python Advance pada Sabtu (11/7) di Ruang 303 UBSI kampus Sukabumi. Kegiatan yang diikuti 37 mahasiswa semester 2 ini bertujuan meningkatkan kompetensi pemrograman tingkat lanjut sebagai bekal dalam mengembangkan solusi digital yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Prodi Informatika UBSI Gelar Workshop Programming Python Advance
Workshop menghadirkan Dzikri Hibatullah sebagai narasumber dari Sukarobot Academy, dengan Saeful Bahri sebagai moderator. Mengusung tema “Meningkatkan Kompetensi Pemrograman Python Tingkat Lanjut untuk Pengembangan Solusi Digital”, kegiatan dirancang dengan pendekatan praktik langsung agar peserta dapat memahami penerapan Python tingkat lanjut secara lebih efektif.
Dalam pemaparannya, Dzikri Hibatullah menegaskan bahwa penguasaan Python tidak hanya sebatas memahami sintaks dasar, tetapi juga bagaimana membangun kode yang efisien, mudah dipelihara, dan mampu menyelesaikan berbagai kebutuhan pengembangan aplikasi.
“Kemampuan pemrograman tidak hanya diukur dari program yang bisa berjalan, tetapi juga dari bagaimana kode ditulis dengan rapi, efisien, dan mudah dikembangkan. Karena itu, penting bagi mahasiswa untuk terus berlatih dan membiasakan diri menyelesaikan berbagai studi kasus menggunakan Python,” ujar Dzikri dalam keterangan rilis di Sukabumi, Senin (13/7).
Suasana workshop berlangsung interaktif. Mahasiswa aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, serta mencoba setiap materi yang disampaikan. Pendekatan berbasis praktik membuat peserta lebih mudah memahami konsep sekaligus menemukan solusi ketika menghadapi berbagai error selama proses pengembangan program.
Salah satu peserta, Muhammad Rizki Mulyadani, mengaku memperoleh banyak pengalaman baru melalui kegiatan tersebut.
Baca juga : UBSI Cetak Talenta Digital Masa Depan Lewat Workshop Machine Learning Pasca Event Penting
“Workshop ini sangat membantu kami memahami materi Python yang sebelumnya hanya dipelajari di kelas. Dengan praktik langsung menggunakan Google Colab, kami jadi lebih memahami cara mengolah file, menangani error, dan menyusun program dengan lebih baik. Ilmu yang diperoleh tentu akan bermanfaat untuk perkuliahan maupun pengembangan proyek ke depan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Dzikri berharap mahasiswa semakin termotivasi untuk terus mengembangkan kompetensi di bidang pemrograman Python. “Selain mendukung proses pembelajaran di kelas, keterampilan tersebut juga diharapkan mampu menjadi bekal dalam menciptakan berbagai solusi digital yang inovatif serta meningkatkan daya saing lulusan di dunia kerja yang terus berkembang,” tutupnya. (Alisa)