BSINews, Jakarta — Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Fakultas Teknik dan Informatika menyelenggarakan Workshop IT Bootcamp Software Development for Industry bertema “Next-Gen Software Engineering with Artificial Intelligence”. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring pada Jumat (19/20), pukul 18.30–21.00 WIB, dan diikuti oleh 55 mahasiswa Program Studi Sistem Informasi dan Teknologi Informasi.
Mahasiswa IT Ikuti Bootcamp Berbasis AI
Workshop ini bertujuan membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis pengembangan perangkat lunak berbasis kecerdasan buatan sebagai persiapan mengikuti rangkaian IT Bootcamp lanjutan yang akan dilaksanakan di Asyana Bogor. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diarahkan untuk memahami kebutuhan industri serta mampu menerapkan teknologi AI dalam proses software development secara efektif.
Kegiatan menghadirkan Andriansah sebagai narasumber yang memaparkan alur pelaksanaan IT Bootcamp, termasuk arahan teknis terkait proyek kelompok yang akan dikerjakan mahasiswa. Peserta dibimbing dalam penyusunan presentasi proyek, pembagian tugas setiap anggota tim, serta penyusunan timeline dan target pekerjaan yang akan dipresentasikan dan dilaksanakan pada 6–7 Januari 2026.
Andriansah menekankan pentingnya kesiapan teknis dan kerja tim dalam menghadapi tantangan industri perangkat lunak. “Mahasiswa tidak hanya dituntut mampu membuat aplikasi, tetapi juga harus memahami perencanaan kerja, pembagian peran, serta bagaimana memanfaatkan teknologi AI untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pengembangan sistem,” ujarnya, dari keterangan rilis yang diterima pada Sabtu (20/12).
Selama workshop berlangsung, diskusi interaktif terjalin antara narasumber dan peserta. Mahasiswa aktif berdialog mengenai strategi pengerjaan proyek, kolaborasi tim, serta kesiapan teknis sebelum mengikuti bootcamp lanjutan. Penekanan diberikan pada pentingnya perencanaan yang terstruktur dan penguasaan konsep dasar software engineering.
Baca juga : Accounting BootCamp 2025 Program Studi Akuntansi UBSI: Asah Kompetensi dan Bangun Profesionalisme Mahasiswa
Selain pemaparan materi, Andriansah juga mempraktikkan langsung pemanfaatan AI dalam proses coding. Mahasiswa diperkenalkan dengan berbagai tools pendukung pengembangan perangkat lunak berbasis AI, seperti Stitch AI untuk perancangan UI/UX, Blackbox AI untuk membantu pembuatan kode, Cursor sebagai editor terintegrasi AI, serta Antigravity sebagai alat pendukung eksplorasi pengembangan berbasis kecerdasan buatan.
Melalui workshop ini, UBSI berharap mahasiswa tidak hanya memahami konsep pengembangan perangkat lunak modern, tetapi juga mampu mengaplikasikan teknologi AI secara optimal. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif dalam menyiapkan lulusan yang adaptif, kompeten, dan siap bersaing di industri teknologi informasi yang terus berkembang. (Alisa)