UBSI Gelar Seminar “Pahlawan Digital” untuk Dorong Generasi Muda Melampaui Visi di Era AI

0 36

BSINews, Jakarta – Mengusung tema “Exceed Your Vision Through Collaboration With AI”, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menyelenggarakan Seminar Pahlawan Digital pada Selasa (25/11) di Aula Gedung IASTH Universitas Indonesia, Salemba. Kegiatan ini menghadirkan ratusan mahasiswa dan generasi muda yang ingin memperkuat kemampuan diri di tengah perubahan teknologi dan persaingan kerja yang semakin ketat.

UBSI Gelar Seminar “Pahlawan Digital” 

Seminar ini dirancang sebagai ruang motivasi dan pengembangan diri berbasis digital. UBSI menekankan bahwa generasi muda harus memahami dinamika transformasi teknologi dan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk memperluas peluang karier. Melalui acara ini, UBSI memberikan panduan strategis agar peserta mampu bertahan, berkembang, dan bersaing di era digital.

Praktisi industri, Rian Septian Anwar, dalam pemaparannya menyoroti pentingnya growth mindset bagi generasi muda. Ia mendorong peserta untuk tidak stagnan pada kemampuan yang dikuasai saat ini. “Visi kalian harus melampaui apa yang terlihat sekarang. Dengan bantuan AI, satu orang bisa mengerjakan pekerjaan satu tim. Jadilah Super Human di bidang kalian masing-masing,” ujarnya, dari keterangan rilis yang diterima pada Kamis (27/11).

Dekan Fakultas Komunikasi dan Bahasa UBSI, Dr. Anisti, dalam sambutannya menjelaskan bahwa generasi muda harus berani membangun visi yang lebih tinggi. Ia menyampaikan bahwa peluncuran Program S1 Desain Komunikasi Visual (DKV) serta Program Magister Manajemen dan Magister Teknologi Informasi merupakan langkah strategis UBSI untuk mendukung kebutuhan kompetensi masa depan. Program-program tersebut dirancang untuk membantu mahasiswa meraih karier yang selaras dengan perkembangan industri digital.

Baca juga : UBSI dan UI Perkuat Kolaborasi Pendidikan Digital melalui Seminar Pahlawan Digital dan GSSD Summit 2025

Melalui seminar ini, peserta juga diajak memahami bahwa menjadi “Pahlawan Digital” tidak selalu berarti harus menjadi ahli pemrograman. Konsep tersebut mencakup kemampuan menggunakan teknologi untuk memecahkan persoalan di berbagai bidang, mulai dari bisnis, sosial, hingga pendidikan. Pendekatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kepekaan serta kreativitas generasi muda dalam menghadapi tantangan era digital.

UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif, menegaskan komitmennya untuk terus menyediakan ruang pembelajaran dan pengembangan diri bagi generasi muda Indonesia. Melalui konsep pendidikan yang adaptif dan relevan, UBSI berupaya menjadi partner pertumbuhan menuju masa depan yang lebih gemilang. (Alisa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.