UBSI Kampus Sukabumi Dorong Wirausaha Muda: Hari Pertama Entrepreneur Fair 2025 Pukau Pengunjung dengan Inovasi dan Tren Bisnis Baru

0 18

BSINews, Sukabumi — Suasana meriah menyelimuti kampus Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Sebagai kampus Digital Kreatif pada hari Pertama Entrepreneur Fair 2025. UBSI berhasil menggelar pameran kewirausahaan yang tidak hanya menjadi ajang unjuk gigi bagi mahasiswa dalam menampilkan ide bisnis inovatif, tetapi juga menawarkan pengalaman berbeda dan menarik bagi ratusan pengunjung. Sambutan positif dari masyarakat dan antusiasme mahasiswa menjadi penanda suksesnya pembukaan acara ini.

UBSI Kampus Sukabumi Dorong Wirausaha Muda: Hari Pertama Entrepreneur Fair 2025 Pukau Pengunjung dengan Inovasi dan Tren Bisnis Baru

Nurassyifa Maharani, mahasiswi Program Studi Sistem Informasi semester tiga, menjadi salah satu pengunjung yang merasakan langsung semangat tersebut. Ia mengungkapkan bahwa acara ini memberikan kesan nostalgia baginya, mengingatkannya pada pengalaman berjualan di semester awal perkuliahan.

Suasana pameran yang dipenuhi berbagai stan usaha mahasiswa ini menghadirkan semangat kewirausahaan yang terasa lebih matang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” ujar Nurassyifa dalam keterangan rilis Kamis (18/12).

Baca Juga :Mahasiswa Siap Ramaikan Entrepreneur Fair 2025 dengan Puluhan Produk Unggulan

Nurassyifa juga mengamati adanya perubahan signifikan dalam tren produk yang ditampilkan. Jika pada pelaksanaan sebelumnya produk pangsit cukup mendominasi, tahun ini kuliner berbahan dasar cireng terlihat lebih menonjol. Perubahan ini, menurutnya, menunjukkan adaptasi mahasiswa terhadap selera pasar yang terus berkembang. Selain kuliner, inovasi juga tampak dari keberagaman jenis usaha yang dihadirkan, seperti produk non-kuliner berupa parfum yang menjadi daya tarik baru dan belum ditemui pada tahun lalu. Variasi produk ini membuat pameran terasa lebih segar dan memberikan lebih banyak pilihan bagi pengunjung.

Lebih dari sekadar ajang berjualan bagi mahasiswa, Entrepreneur Fair 2025 juga dinilai membawa manfaat nyata bagi masyarakat. Kegiatan ini membuka kesempatan ekonomi baru, khususnya bagi pengunjung yang berminat untuk menjadi reseller maupun membangun kerja sama dengan pelaku usaha mahasiswa. Selain itu, interaksi langsung yang terjalin antara penjual dan pengunjung turut menjadi sarana pembelajaran bersama, baik dalam memahami produk, kebutuhan pasar, maupun proses bisnis secara langsung.

Meski demikian, Nurassyifa berharap pelaksanaan Entrepreneur Fair ke depan dapat dirancang dengan waktu yang lebih strategis agar dapat menjangkau lebih banyak pengunjung dari masyarakat umum. Dengan pengaturan waktu yang tepat, acara ini diharapkan mampu menarik antusiasme yang lebih luas serta memberikan dampak dan manfaat yang semakin besar bagi lingkungan sekitar kampus(Sfkrhm)

Leave A Reply

Your email address will not be published.