UBSI Kampus Tasikmalaya Kembali Gelar Bincang Kampus Bersama Orang Tua, Perkuat Sinergi Pendidikan dan Keluarga

0 62

BSINews, Tasikmalaya – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Tasikmalaya, yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif, kembali menyelenggarakan kegiatan tahunan Bincang Kampus Bersama Orang Tua (BKOT) pada Sabtu, (5/7) lalu. Bertempat di Aula UBSI kampus Tasikmalaya, acara ini mengangkat tema “Our Best Future” dan diikuti oleh ratusan orang tua mahasiswa dari berbagai program studi.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat kolaborasi antara pihak kampus dan orang tua dalam mendampingi mahasiswa selama menempuh pendidikan tinggi. BKOT tahun ini menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan akademisi, mahasiswa berprestasi, dan alumni sukses yang memberikan inspirasi dan wawasan menyeluruh mengenai proses pendidikan di UBSI.

Agung Baitul Hikmah selaku Kepala UBSI kampus Tasikmalaya menegaskan pentingnya membangun komunikasi yang harmonis antara kampus dan keluarga mahasiswa. “Peran orang tua sangat penting dalam menunjang kesuksesan mahasiswa, tidak hanya dari sisi moral tetapi juga sebagai pendamping utama dalam perjalanan akademik. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa kampus tidak bekerja sendiri, tetapi bersama-sama dengan keluarga mahasiswa untuk membentuk masa depan terbaik,” ujar Agung.

Baca juga :UBSI Kampus Tasikmalaya Dorong Digitalisasi Hafalan Al-Qur’an Melalui Pengabdian Masyarakat di Pesantren Cintawarna

Sesi materi pertama disampaikan oleh Deddy Supriadi selaku Ketua Program Studi Sistem Informasi kampus Tasikmalaya. Ia memaparkan profil akademik program studi, arah kurikulum berbasis industri, serta kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja digital. “Kampus kami tidak hanya fokus pada nilai akademik, tetapi juga menanamkan karakter, keterampilan praktis, dan kesiapan kerja. Orang tua perlu tahu bahwa anak-anak mereka mendapatkan pembelajaran yang relevan dan dibimbing langsung oleh para dosen yang kompeten,” jelas Deddy.

Selanjutnya, Miftah Farid Adiwisastra dari bidang Non Akademik menjelaskan pentingnya pengembangan karakter dan soft skill mahasiswa. Ia juga memaparkan peluang beasiswa dan ragam kegiatan kemahasiswaan seperti organisasi, lomba, magang, hingga pengabdian masyarakat. “Kami mendorong mahasiswa untuk aktif dan berkembang di berbagai bidang agar menjadi lulusan yang adaptif dan inovatif,” kata Miftah.

Salah satu sesi yang paling dinanti adalah sesi inspirasi dari mahasiswa dan alumni. Ari Zaenal Fauziah membagikan kisahnya yang berhasil meraih dua pendanaan hibah dari Kementerian Pendidikan, Sains, dan Teknologi melalui aplikasi BIMA, serta pengalamannya dalam dunia pemrograman dan analisis sistem. Mega Selsa Nabila, penerima Beasiswa Prestasi penuh dari Yayasan UBSI, menceritakan perjuangannya dalam mempertahankan prestasi akademik hingga berhasil kuliah gratis hingga lulus S1.

Baca juga : Dosen UBSI Kampus Tasik, Tekankan Batasan Penggunaan ChatGPT dalam Tugas Kuliah

“Saya percaya bahwa kerja keras, disiplin, dan dukungan orang tua menjadi kunci utama. Dengan adanya program beasiswa ini, saya bisa fokus belajar tanpa beban biaya, dan itu sangat berarti bagi saya dan keluarga,” tutur Mega.

Menutup sesi inspirasi, Wildan Yasa Kuswandi, alumni Universitas BSI yang kini menjadi ASN di Disdukcapil Kota Tasikmalaya, membagikan pengalaman suksesnya membangun karier di bidang teknologi informasi. Ia memberikan motivasi kepada orang tua dan mahasiswa agar terus bermimpi besar dan tidak berhenti belajar.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif antara orang tua dan pimpinan kampus yang membahas strategi akademik, beasiswa, serta pengembangan karier mahasiswa. Dengan semangat “Our Best Future”, UBSI kampus Tasikmalaya terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang unggul, profesional, dan berdaya saing tinggi dengan dukungan penuh dari keluarga sebagai bagian integral dari proses pendidikan.(Alisa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.