UBSI Kenalkan Vibe Coding: Inovasi AI dari DICO yang Buka Jalan Siapa Pun Jadi Kreator Digital

0 27

BSINews, Jakarta Perkembangan Artificial Intelligence (AI) kini membuka peluang baru di dunia pendidikan dan industri kreatif. Dalam rangkaian kegiatan BSI Digination 2025: Opportunities in Creative Industry yang akan digelar pada 22–23 Oktober 2025, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) berkolaborasi dengan DICO, salah satu komunitas digital kreatif terbesar di Indonesia, untuk memperkenalkan inovasi teknologi yang dapat diakses oleh semua kalangan.

UBSI Kenalkan Vibe Coding

DICO merupakan komunitas yang berfokus pada pengembangan kreativitas digital dan teknologi di kalangan muda. Dalam acara ini, DICO berkolaborasi dengan UBSI menghadirkan Workshop Digital Kreatif yang memadukan unsur edukasi, inovasi, dan inspirasi bagi peserta.

Salah satu sesi yang menarik perhatian adalah “Vibe Coding – Cara Baru Bikin Aplikasi dengan Bantuan AI”, yang dibawakan oleh Amin Nur Rais, Partner of DICO. Melalui sesi ini, peserta diajak memahami konsep pembuatan aplikasi berbasis AI tanpa harus menguasai bahasa pemrograman yang kompleks, cukup dengan ide dan kreativitas.

Teknologi AI kini bukan lagi ranah eksklusif bagi profesional IT. Melalui konsep Vibe Coding, siapa pun baik pelajar maupun pendidikdapat menciptakan aplikasi atau solusi digital sederhana sesuai kebutuhan. Amin Nur Rais menjelaskan bahwa tujuan utama Vibe Coding adalah mempermudah siapa pun untuk berinovasi menggunakan kecerdasan buatan.

“Vibe Coding adalah bukti bahwa teknologi bisa dikuasai siapa pun. AI hadir untuk membantu, bukan menggantikan manusia. Dengan ide yang kuat, semua orang bisa berinovasi,” ujarnya, dari keterangan rilis yang diterima pada Kamis (16/10).

Pendekatan ini membuka peluang bagi masyarakat untuk melihat AI sebagai alat bantu kreatif yang dapat mengubah ide menjadi karya nyata tanpa batasan kemampuan teknis.

Melalui kegiatan BSI Digination, UBSI menunjukkan komitmennya dalam memperkuat literasi digital sejak jenjang sekolah menengah. UBSI percaya bahwa pemahaman terhadap teknologi, termasuk AI, perlu diperkenalkan sejak dini agar generasi muda memiliki semangat inovatif dan adaptif terhadap perkembangan industri.

Baca juga : VIBE Coding, Cara Baru Belajar Membuat Website Lebih Cepat dan Interaktif

Kerja sama antara UBSI dan DICO menjadi langkah strategis dalam membangun generasi muda yang kreatif, inovatif, dan melek teknologi. Melalui workshop ini, peserta memperoleh pemahaman praktis tentang bagaimana AI dapat memperkuat kreativitas, efisiensi, serta membuka peluang kerja masa depan.

Sebagai kampus berakreditasi Unggul, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus mengedepankan inovasi pendidikan berbasis teknologi, bisnis, dan komunikasi. Melalui kegiatan seperti BSI Digination, berperan aktif menjembatani dunia pendidikan dan industri agar generasi muda siap bersaing di era digital dan ekonomi kreatif. (Alisa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.