UBSI Perkuat Kolaborasi dengan Industri Lewat Sosialisasi Kerja Sama DUDI dan Pelatihan Live-Commerce

0 7

BSINews, Jakarta – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) terus memperkuat komitmennya dalam menyiapkan lulusan yang adaptif terhadap perkembangan industri digital melalui kolaborasi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan UBSI dalam Sosialisasi Pameran Kerja Sama Perguruan Tinggi dengan Dunia Usaha/Dunia Industri (DUDI) dan Inisiatif Pelatihan Live-Commerce yang diselenggarakan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III bekerja sama dengan PT Human Assist Indonesia, SGET (Hong Kong), dan Indonesia Digital Leadership Association (IDLA) di Universitas Tarumanagara, Jakarta, Rabu (3/6).

Kegiatan ini menjadi forum strategis yang mempertemukan perguruan tinggi dengan dunia usaha dan dunia industri guna memperkuat kolaborasi dalam pengembangan sumber daya manusia yang siap menghadapi transformasi digital dan kebutuhan pasar kerja yang terus berkembang.

Baca juga: Perkuat Kolaborasi Industri, UBSI Kampus Yogyakarta Terima Kunjungan Bakpia Wong

UBSI Perkuat Kolaborasi dengan Industri

UBSI diwakili oleh Wina Widiati dari Humas UBSI dan Jimmi selaku Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI). Keduanya mengikuti rangkaian kegiatan bersama perwakilan perguruan tinggi swasta di lingkungan LLDikti Wilayah III Jakarta serta berbagai mitra industri.

Kepala LLDikti Wilayah III, Dr Henri Togar Hasiholan Tambunan, menegaskan bahwa perkembangan teknologi yang berlangsung begitu cepat menuntut perguruan tinggi untuk terus beradaptasi dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

“Kampus harus mampu menjembatani kebutuhan dunia kerja dengan proses pembelajaran yang dilakukan di perguruan tinggi. Karena itu, kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia usaha maupun dunia industri menjadi semakin penting untuk menghasilkan talenta yang siap menghadapi tantangan masa depan,” ujar Dr Henri, Rabu (3/6).

Hal senada disampaikan Rektor Universitas Tarumanagara, Prof. Dr. Amad Sudiro. Menurutnya, sinergi yang kuat antara perguruan tinggi dan dunia industri merupakan salah satu faktor penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing global.
Ia berharap kolaborasi tersebut tidak hanya mencakup program magang, tetapi juga pengembangan kompetensi, riset terapan, hingga hilirisasi inovasi yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Selain membahas peluang kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri, kegiatan ini juga memperkenalkan Waktunya STARt Academy, sebuah program pelatihan live-commerce yang dikembangkan oleh TikTok Shop by Tokopedia. Program ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi di bidang ekonomi digital, pemasaran berbasis konten, serta pemanfaatan teknologi live-commerce yang kini menjadi salah satu sektor dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia.

Wina Widiati menilai kegiatan tersebut memberikan perspektif baru mengenai pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan industri dalam menghasilkan lulusan yang siap bersaing di era digital.

“Kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia usaha maupun industri menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas lulusan. Melalui kegiatan ini, kami memperoleh banyak wawasan mengenai berbagai peluang kerja sama yang dapat mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa agar lebih siap menghadapi dunia kerja dan tantangan industri digital,” ujar Widi dalam wawancaranya, Jumat (26/6).

Sementara itu, Jimmi mengatakan bahwa penguatan jejaring kemitraan merupakan bagian dari strategi UBSI dalam menghadirkan pengalaman belajar yang semakin relevan dengan kebutuhan industri, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Kegiatan ini membuka peluang untuk membangun kolaborasi yang lebih luas dengan berbagai mitra strategis. Sinergi antara perguruan tinggi dan industri menjadi langkah penting dalam menghadirkan pengalaman belajar yang aplikatif sekaligus memperkuat daya saing lulusan di tingkat global,” kata Jimmi dalam wawancaranya, Jumat (26/6).

Baca juga: Kolaborasi Industri Perkuat Mahasiswa Sistem Informasi UBSI Kampus Bekasi Jadi Generasi Siap Kerja

Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, UBSI kembali menegaskan komitmennya sebagai Kampus Digital Kreatif yang terus membangun kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri guna menciptakan lulusan yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi perubahan. Sejalan dengan semangat Diktisaintek Berdampak, kolaborasi tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Bagi generasi muda yang ingin mengembangkan kompetensi digital, memperluas jejaring industri, serta mempersiapkan karier sejak di bangku kuliah, Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UBSI masih dibuka. Informasi mengenai program studi, jalur pendaftaran, dan beasiswa dapat diakses melalui https://pmbubsi.id.

Leave A Reply

Your email address will not be published.