Audit Mutu Internal Siklus 8 Perkuat Tata Kelola Keamanan Siber UBSI melalui Evaluasi CSIRT

0 10

BSINews, Jakarta – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kualitas tata kelola keamanan informasi melalui pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) Siklus 8 pada Computer Security Incident Response Team (CSIRT). Audit yang berlangsung pada Rabu (5/8) ini menjadi bagian dari implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) sekaligus upaya memastikan layanan keamanan siber di lingkungan kampus berjalan secara efektif, adaptif, dan berkelanjutan.

Audit dilaksanakan dengan menghadirkan Lisda Widiastuti sebagai auditor dan Hafis Nurdin sebagai auditee. Kegiatan ini juga didampingi Ahmad Al Kaafi selaku perwakilan Badan Penjaminan Mutu dan Akreditasi (BPMA) UBSI untuk memastikan seluruh proses audit berjalan sesuai mekanisme SPMI melalui tahapan verifikasi dokumen, klarifikasi, dan diskusi yang konstruktif.

Baca juga: Audit Mutu Internal Siklus 8 Jadi Momentum Penguatan Budaya Mutu Prodi Sistem Informasi UBSI kampus Pontianak

Dalam pelaksanaannya, audit meninjau sejumlah program strategis yang dijalankan CSIRT, mulai dari layanan Incident Handling, Vulnerability Assessment and Penetration Testing (VAPT), program Security Awareness, hingga penguatan kolaborasi dan koordinasi dalam jejaring keamanan siber. Evaluasi tersebut bertujuan memastikan setiap layanan tidak hanya memenuhi standar mutu, tetapi juga mampu menjawab tantangan keamanan informasi yang terus berkembang.

Melalui proses audit, berbagai aspek tata kelola keamanan informasi dievaluasi secara menyeluruh sebagai dasar untuk melakukan penyempurnaan layanan. Pendekatan ini menjadi bagian dari budaya continuous improvement yang terus dikembangkan UBSI agar sistem keamanan digital semakin responsif terhadap risiko sekaligus mendukung transformasi digital yang aman dan berkelanjutan.

Hafis Nurdin menyampaikan bahwa Audit Mutu Internal menjadi momentum penting untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat kualitas layanan CSIRT.

“Audit ini menjadi sarana evaluasi yang sangat bermanfaat. Masukan yang diberikan auditor akan menjadi landasan bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan CSIRT agar semakin sigap dalam melindungi aset dan informasi digital universitas,” ujar Hafis dalam keterangan rilis yang diterima pada Kamis (6/8).

Senada dengan itu, auditor Lisda Widiastuti menegaskan bahwa keamanan siber tidak hanya bergantung pada pemanfaatan teknologi, tetapi juga pada tata kelola organisasi yang baik serta komitmen untuk terus melakukan perbaikan.

“Keamanan siber tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada tata kelola yang baik dan budaya perbaikan berkelanjutan. Audit Mutu Internal menjadi instrumen penting untuk memastikan setiap layanan terus berkembang, adaptif terhadap risiko, dan memberikan nilai tambah bagi institusi,” jelas Lisda dalam keterangan rilis yang diterima pada Kamis (6/8).

Pelaksanaan Audit Mutu Internal Siklus 8 ini semakin memperkuat komitmen Universitas Bina Sarana Informatika dalam membangun budaya mutu di seluruh unit kerja, termasuk pada aspek keamanan informasi. Melalui evaluasi yang dilakukan secara berkala, UBSI terus berupaya menghadirkan tata kelola yang akuntabel, layanan yang berkualitas, serta sistem keamanan digital yang mampu mendukung penyelenggaraan pendidikan tinggi di era transformasi digital.

Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus mengembangkan ekosistem pendidikan yang tidak hanya unggul dalam pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga didukung oleh tata kelola dan sistem keamanan informasi yang andal. Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya UBSI dalam menghadirkan lingkungan akademik yang aman, berkualitas, dan siap menghadapi tantangan perkembangan teknologi di masa depan.

Baca juga: Prodi Pariwisata UBSI Jalani Audit Mutu Internal Siklus 8, Perkuat Fondasi Menuju Program Studi Unggul

Melalui budaya mutu yang terus diperkuat, UBSI berkomitmen menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas, adaptif, dan relevan dengan perkembangan zaman. Komitmen tersebut diwujudkan melalui implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), penguatan tata kelola, serta berbagai inovasi pembelajaran yang mendukung lahirnya lulusan unggul dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.

Bagi masyarakat yang ingin menjadi bagian dari Kampus Digital Kreatif, Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UBSI masih dibuka. Informasi lengkap mengenai program studi, jalur pendaftaran, dan beasiswa dapat diakses melalui https://pmbubsi.id atau https://bsi.ac.id.

Leave A Reply

Your email address will not be published.