BSINews, Purwokerto – Sebagai upaya membekali mahasiswa dengan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri digital, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Purwokerto melalui Program Studi Sistem Informasi jenjang D3 menyelenggarakan uji kompetensi (ujikom) bidang basis data bekerja sama dengan PT Sadasa Academy Indonesia sebagai bagian dari strategi Kampus Digital Kreatif untuk menjembatani dunia akademik dan kebutuhan industri (link and match). Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis (3/7).
Kolaborasi Strategis Tingkatkan Kualitas Lulusan
Uji kompetensi ini dirancang khusus bagi mahasiswa agar dapat mengasah keterampilan teknis berbasis standar industri. Di era ekonomi digital, penguasaan basis data merupakan salah satu kompetensi yang sangat dibutuhkan oleh perusahaan, terutama di sektor teknologi informasi. Melalui kegiatan ini, UBSI kampus Purwokerto menegaskan komitmennya untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam teori, tetapi juga memiliki kemampuan praktis yang relevan.
Kaprodi Sistem Informasi UBSI kampus Purwokerto, Ina Maryani, menuturkan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kesiapan kampus dalam menyiapkan lulusan yang kompeten dan tersertifikasi sejak dini. “Kami di UBSI Purwokerto berkomitmen untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis yang relevan. Kolaborasi dengan Sadasa Academy untuk uji kompetensi ini adalah langkah nyata kami untuk memastikan lulusan memiliki sertifikasi yang valid bahkan sejak semester awal. Ini adalah investasi bagi masa depan karir mereka,” ujar Ina.
Seluruh mahasiswa semester dua Prodi Sistem Informasi jenjang D3 mengikuti ujikom ini dengan antusias. Mereka diuji melalui soal dan studi kasus yang menggambarkan kondisi nyata di dunia kerja. Materi uji dikembangkan langsung oleh PT Sadasa Academy Indonesia untuk memastikan bahwa seluruh instrumen soal benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan industri saat ini.
Pramudito Hapriarso dari PT Sadasa Academy Indonesia menekankan pentingnya keterlibatan industri dalam proses validasi kompetensi mahasiswa. “Industri saat ini membutuhkan talenta yang bisa langsung berkontribusi tanpa perlu waktu adaptasi yang lama. Sertifikasi yang kami berikan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UBSI telah memenuhi standar kompetensi dasar di bidang basis data yang kami butuhkan. Ini adalah jaminan kualitas bagi perusahaan pencari kerja dan keuntungan besar bagi mahasiswa itu sendiri,” ungkap Pramudito.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung lancar dan menjadi pengalaman berharga bagi para peserta. Mahasiswa memandang uji kompetensi ini sebagai sarana untuk mengukur kesiapan mereka menghadapi dunia kerja sekaligus memperoleh pengakuan resmi atas keterampilan yang telah dipelajari. Dengan bekal sertifikasi ini, lulusan UBSI kampus Purwokerto diharapkan mampu bersaing secara profesional dan siap mengisi berbagai posisi strategis, khususnya di bidang manajemen dan pengolahan basis data.(Tiara Sari)