UKK SMK Mihadunal Ula: Uji Kompetensi Bareng Dosen Universitas BSI, Bukti Siap Masuk Dunia Kerja!

0 158

BSINews, Sukabumi – Dunia kerja nggak cuma butuh ijazah, tapi juga keahlian nyata! Itulah alasan SMK Mihadunal Ula menggelar Uji Kompetensi Keahlian (UKK) untuk jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) dan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ). Ujian yang akan digelar pada Kamis, 20 Februari 2025 di Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Sukabumi ini bukan sekadar formalitas, tapi ajang pembuktian bahwa para siswa memang siap bersaing di industri teknologi.

Baca juga: Uji Kompetensi Prodi Teknik Industri Diharapkan Jadi Bukti Kemampuan Mahasiswa

Yang bikin UKK ini makin spesial, penguji yang terlibat berasal dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) BSI, yang berarti ujiannya sudah sesuai dengan standar industri. Dua dosen andalan dari UBSI, yaitu Rizal Amegia Saputra dan A. Gunawan, akan langsung menjadi asesor yang menilai keterampilan para siswa.

Menurut Rizal Amegia Saputra, UKK bukan hanya sekadar ujian, tapi juga gerbang menuju dunia kerja. “Kami ingin memastikan bahwa siswa SMK Mihadunal Ula benar-benar siap menghadapi dunia profesional. Tes ini bukan sekadar soal nilai, tapi bagaimana mereka bisa menerapkan ilmu yang mereka pelajari dengan standar industri yang sesungguhnya,” ujarnya.

Sebagai penguji dari UBSI, Rizal juga menekankan bahwa kehadiran kampus digital kreatif seperti UBSI dalam UKK ini adalah bentuk nyata dukungan terhadap pendidikan vokasi. “Kami di UBSI selalu berusaha untuk menjembatani dunia akademik dengan dunia industri. Dengan menjadi bagian dari LSP BSI, kami ingin memastikan bahwa lulusan SMK memiliki sertifikasi yang diakui industri dan siap kerja,” tambahnya.

Sementara itu, A. Gunawan, menyoroti pentingnya sertifikasi profesi bagi siswa SMK. “Bersaing di dunia kerja itu nggak bisa cuma modal ijazah. Dengan adanya sertifikasi kompetensi dari LSP BSI, siswa SMK punya bukti konkret bahwa mereka memang punya keterampilan sesuai kebutuhan industri,” jelasnya.

UKK ini akan menguji keterampilan siswa sesuai dengan jurusan mereka. Siswa RPL akan diuji dalam kemampuan pengembangan perangkat lunak, termasuk coding, analisis sistem, dan pengujian aplikasi. Sedangkan siswa TKJ harus membuktikan kemampuannya dalam membangun jaringan komputer, troubleshooting, serta instalasi perangkat keras dan perangkat lunak.

SMK Mihadunal Ula sendiri telah melakukan berbagai persiapan agar siswanya bisa menghadapi UKK dengan maksimal. Mulai dari simulasi ujian, pembekalan materi tambahan, hingga latihan teknis langsung di laboratorium. Kepala SMK Mihadunal Ula menyatakan bahwa dengan menghadirkan asesor dari LSP BSI, sekolahnya optimis bisa mencetak lulusan yang siap kerja.

Baca juga: UBSI Gelar Uji Kompetensi untuk Tingkatkan Daya Saing Mahasiswa

UBSI sebagai kampus digital kreatif terus berkomitmen dalam mendukung pengembangan pendidikan vokasi. Dengan keterlibatan langsung dalam UKK SMK Mihadunal Ula, UBSI membuktikan bahwa peran perguruan tinggi tak hanya sebatas memberikan pendidikan di tingkat universitas, tetapi juga membantu menyiapkan lulusan SMK agar benar-benar siap memasuki dunia industri.(ACH)

Leave A Reply

Your email address will not be published.