Workshop Digital Kreatif UBSI Kampus Cibitung Bekali Mahasiswa Baru Kuasai AI untuk Kreasi Konten Digital
BSINews, Bekasi — Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah mengubah cara masyarakat belajar, bekerja, hingga menciptakan karya digital. Menjawab tantangan tersebut, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif menggelar Workshop Digital Kreatif bertema Digital Content Creation with AI pada Sabtu (20/6) di Ruang 202 UBSI kampus Cibitung. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa baru dari berbagai program studi sebagai bekal untuk menghadapi perkembangan industri kreatif di era transformasi digital.
Workshop Digital Kreatif UBSI Kampus Cibitung Bekali Mahasiswa Baru Kuasai AI untuk Kreasi Konten Digital
Workshop ini menghadirkan Nila Hardi sebagai narasumber, sementara jalannya acara dipandu oleh Zaskia Julianti, mahasiswa Program Studi Manajemen UBSI kampus Cibitung. Melalui kegiatan ini, peserta diperkenalkan pada berbagai pemanfaatan AI dalam proses pembuatan konten digital, mulai dari penyusunan ide, desain visual, pengolahan gambar, produksi video, hingga strategi pemasaran digital.
Dalam pemaparannya, Nila Hardi menjelaskan bahwa Artificial Intelligence bukanlah teknologi yang harus ditakuti, melainkan alat yang mampu membantu manusia bekerja lebih produktif sekaligus menghasilkan karya yang lebih kreatif.
“Saat ini AI sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dan dunia kerja. Mahasiswa perlu memahami bahwa AI bukan untuk menggantikan kreativitas manusia, tetapi menjadi alat yang dapat membantu mempercepat proses kerja dan menghasilkan ide-ide baru yang lebih inovatif,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima di Bekasi Sabtu (20/6).
Baca Juga : Kuliah Aja Nggak Cukup! Workshop Digital Creative UBSI Kaliabang Bekali Mahasiswa Baru Hadapi Dunia Kerja
Selain membahas perkembangan AI, peserta juga mendapatkan materi mengenai proses menciptakan konten digital yang efektif sesuai kebutuhan audiens. Mereka diajak memahami cara menentukan ide konten, mengenali target pasar, menyusun konsep visual, hingga memanfaatkan berbagai platform digital sebagai media distribusi.
Workshop juga mengenalkan berbagai tools berbasis AI yang dapat dimanfaatkan dalam proses kreatif, mulai dari pencarian ide, penyusunan naskah, pembuatan desain grafis, hingga pengembangan materi promosi digital. Menurut Nila Hardi, kemampuan membuat konten digital saat ini tidak hanya dibutuhkan oleh pelaku industri kreatif, tetapi juga hampir di seluruh bidang pekerjaan.
“Hampir semua bidang pekerjaan saat ini membutuhkan kemampuan komunikasi digital. Karena itu, kemampuan membuat konten menjadi salah satu keterampilan yang penting untuk dipelajari sejak bangku kuliah,” jelasnya.
Antusiasme mahasiswa terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Peserta aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai pemanfaatan AI dalam kegiatan akademik maupun dunia kerja. Workshop ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan kampus sekaligus memperluas jejaring dengan sesama mahasiswa yang memiliki minat pada bidang teknologi dan industri kreatif.
Sementara itu, Kepala kampus UBSI kampus Cibitung, Dian Ardiansyah, menegaskan bahwa penguasaan teknologi digital merupakan kompetensi yang perlu dimiliki setiap mahasiswa agar mampu bersaing di masa depan.
“Kami ingin mahasiswa UBSI kampus Cibitung tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk menciptakan karya, inovasi, dan solusi yang bermanfaat. Workshop seperti ini menjadi langkah awal untuk membangun pola pikir kreatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” katanya.
Ia menambahkan bahwa kemampuan digital kini bukan lagi sekadar nilai tambah, melainkan telah menjadi kebutuhan di hampir seluruh sektor industri. Oleh karena itu, mahasiswa didorong untuk terus belajar, bereksperimen, dan mengembangkan kompetensi sejak awal perkuliahan.
Melalui Workshop Digital Kreatif ini, UBSI kampus Cibitung berharap mahasiswa baru semakin siap memanfaatkan teknologi secara produktif, mengembangkan kreativitas, serta menciptakan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan industri digital. Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus berkomitmen menghadirkan berbagai program pengembangan kompetensi yang membekali mahasiswa menjadi talenta digital yang adaptif, inovatif, dan siap bersaing di dunia kerja. (Safika)