Workshop LaTeX UBSI Dorong Produktivitas Peneliti Menuju Publikasi Internasional ICAISD 2025

0 33

BSINews, Jakarta Fakultas Teknik dan Informatika (FTI) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kembali menghadirkan inovasi melalui penyelenggaraan Workshop LaTeX Inovatif Tingkatkan Produktivitas Penelitian yang digelar pada Selasa (30/9). Kegiatan ini diikuti oleh dosen, peneliti, dan mahasiswa yang ingin meningkatkan keterampilan menulis karya ilmiah secara profesional sesuai standar internasional.

Workshop LaTeX UBSI Dorong Produktivitas 

Kegiatan workshop ini bertujuan membekali peserta dengan kemampuan teknis dan konseptual dalam penggunaan LaTeX, sebuah sistem penulisan dokumen ilmiah yang telah menjadi standar internasional di berbagai publisher bereputasi. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu menyusun karya ilmiah dengan format yang lebih rapi, efisien, dan siap untuk publikasi global.

Dalam sambutannya, Dekan FTI UBSI, Rachmat Adi Purnama, menekankan bahwa penguasaan LaTeX memiliki peran penting dalam peningkatan kualitas penelitian nasional. Ia menjelaskan bahwa LaTeX bukan sekadar aplikasi mengetik, melainkan solusi inovatif yang mampu mempercepat sekaligus merapikan penulisan karya ilmiah. “Dengan penguasaan LaTeX, para peneliti dapat lebih fokus pada substansi penelitian dan meningkatkan peluang publikasi di jurnal maupun prosiding internasional, ujarnya, dari keterangan rilis yang diterima pada Selasa (7/10).

Sebagai narasumber utama, Agus Junaidi selaku Ketua LPPM UBSI, memaparkan berbagai keunggulan LaTeX yang telah menjadi standar dalam dunia akademik global. Ia menjelaskan bahwa penggunaan LaTeX memungkinkan format artikel otomatis menyesuaikan pedoman publisher besar seperti IEEE hingga Elsevier. “Peneliti juga bisa mengelola referensi dengan BibTeX, menulis rumus kompleks, hingga menyusun tabel dan gambar secara otomatis. Semua itu sangat menghemat waktu, sehingga produktivitas penelitian bisa meningkat signifikan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Agus menyoroti pentingnya pemanfaatan platform Overleaf sebagai sarana kolaboratif berbasis cloud. Ia menyampaikan bahwa Overleaf mendukung kerja tim melalui integrasi dengan Git dan kini bahkan memiliki fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) yang membantu pembuatan tabel, persamaan, serta visualisasi data.

Agus juga menegaskan bahwa keterampilan menggunakan LaTeX akan menjadi modal penting dalam menghadapi proses publikasi internasional. Ia mencontohkan bahwa publisher besar seperti IEEE, IOP, dan Elsevier menyediakan template resmi LaTeX untuk mempercepat proses submission dan meminimalkan revisi format.

Baca juga : Workshop Fullstack Web Development UBSI: Dosen Siap Ciptakan Lulusan Andal di Industri Digital!

Melalui workshop ini, peserta memperoleh keterampilan praktis mulai dari penulisan dasar, pengelolaan referensi, hingga penerapan gaya sitasi internasional. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya FTI UBSI dalam mempersiapkan penyelenggaraan International Conference on Advance Information Scientific Development (ICAISD) 2025, sebuah konferensi ilmiah berskala internasional yang digelar UBSI sebagai wadah publikasi bereputasi global.

UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif, terus berkomitmen mendorong inovasi dan peningkatan kualitas riset akademik di Indonesia. Workshop LaTeX ini menjadi langkah nyata FTI UBSI dalam memperkuat kapasitas peneliti sekaligus mendukung peningkatan daya saing riset nasional di kancah internasional. (Alisa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.