Workshop Mocktail Revolution HIMAPAR UBSI Kampus Yogyakarta Angkat Tren Minuman Non-Alkohol
BSINews, Yogyakarta — Himpunan Mahasiswa Pariwisata (HIMAPAR) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Yogyakarta sukses menyelenggarakan workshop bertajuk “Mocktail Revolution: Kreasi Minuman Kekinian Tanpa Alkohol”, yang berlangsung pada Selasa (1/7) di Wisma UBSI Yogyakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa perhotelan dalam meracik minuman non-alkohol yang tengah populer di industri Food & Beverage (F&B).
Workshop ini menghadirkan narasumber dari dunia industri perhotelan, yakni Isna Widyawati, selaku Food & Beverage Manager Regantris Malioboro Hotel, didampingi oleh bartender dan barista hotel, Nurma Budi Natalia dan Nisa Sphia Perennasa Zinatan. Ketiganya membagikan ilmu dan pengalaman langsung seputar teknik peracikan minuman kekinian berbasis non-alkohol.
Mocktail Revolution Ramaikan Wisma UBSI kampus Yogyakarta, Mahasiswa Antusias Ikuti Workshop Meracik Minuman
Para peserta tidak hanya mendapatkan pemaparan teori, tetapi juga praktik langsung membuat berbagai varian mocktail seperti Strawberry Mojito, Coffee Mocktail, Pineapple Coffee Mocktail, hingga Lychee Americano Mocktail. Suasana workshop berlangsung meriah dan interaktif, dengan antusiasme tinggi dari mahasiswa yang mencoba menciptakan racikan mereka sendiri.
Raylodo Willy Purba, selaku ketua panitia, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam suksesnya acara ini, terutama kepada narasumber dari Regantris Malioboro Hotel.
“Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk meningkatkan kompetensi teman-teman dalam menghadapi dunia kerja di industri perhotelan, khususnya di bidang F&B,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Program Studi Perhotelan UBSI Yogyakarta, Emmita Devi Hari Putri mengapresiasi semangat dan partisipasi aktif para mahasiswa.
“Semoga workshop ini menjadi pembuka bagi kegiatan prodi lainnya yang lebih kreatif dan aplikatif, serta berdampak langsung pada pengembangan keterampilan mahasiswa,” ungkapnya.
Yulianto, perwakilan dari Bidang Kemahasiswaan, turut menekankan nilai penting kegiatan ini dalam membangun relasi dan wawasan mahasiswa.
“Ini bukan sekadar pelatihan, tapi juga ajang kolaborasi positif antara mahasiswa, dosen, dan praktisi industri,” tuturnya.
Kegiatan berlangsung lancar dan penuh semangat. Melalui workshop ini, HIMAPAR berharap mahasiswa semakin siap bersaing di industri hospitality dengan keterampilan praktis dalam meracik minuman non-alkohol, yang kini menjadi tren dan peluang besar di dunia F&B.